JAKARTA — Pemerintah Indonesia menjalani agenda diplomasi padat dalam satu hari dengan melepas Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong usai Leaders’ Retreat, sekaligus menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk kunjungan kenegaraan di Jakarta.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan kedua agenda tersebut berlangsung pada Senin, 6 Juli. Ia menyampaikan keterangan itu saat mengantar Lawrence Wong dan menyambut Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Tadi pagi kita menerima Perdana Menteri Lawrence Wong dari Singapura bersama delegasinya dalam rangka apa yang kita sebut dengan Leaders’ Retreat,” kata Sugiono.
Menurut Sugiono, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Lawrence Wong diisi dengan pertemuan antar kepala negara, makan siang bersama, serta pembahasan tindak lanjut kerja sama Indonesia dan Singapura.
Leaders’ Retreat disebut sebagai forum bilateral khas Indonesia dan Singapura untuk membahas isu-isu strategis kedua negara yang bertetangga dekat, mulai dari teknologi, pendidikan, hingga pengelolaan Selat Malaka.
Sugiono menekankan bahwa kedekatan geografis tidak bisa diabaikan dan perlu terus dirawat karena hubungan Indonesia dan Singapura berkaitan dengan ekonomi, konektivitas, serta keamanan kawasan.
“Singapura dan Indonesia ditakdirkan untuk berada dalam hidup sebagai tetangga,” ujar Sugiono.
Pada sore harinya, Presiden Prabowo menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi yang tiba di Indonesia untuk kunjungan kenegaraan. Kunjungan ini disebut sebagai balasan atas lawatan Prabowo ke India beberapa waktu lalu.
“Sore ini juga Presiden menjemput Perdana Menteri India Sri Narendra Modi yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia,” kata Sugiono.
Setelah tiba, agenda Modi dilanjutkan di Istana Merdeka. Rangkaian kegiatan yang dijadwalkan meliputi pertemuan empat mata dengan Presiden Prabowo, pertemuan bilateral, dan jamuan kenegaraan di Istana Negara.
Sugiono menyebut Indonesia dan India akan membahas sekitar tujuh atau delapan prioritas kerja sama, yang mencakup bidang pertahanan, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan teknologi.
Modi juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan sebelum mengakhiri kunjungannya pada 8 Juli. Menurut Sugiono, salah satu kesepakatan Indonesia dan India berkaitan dengan pemugaran atau restorasi Candi Prambanan.
Dua agenda dalam satu hari tersebut, menurut Sugiono, mencerminkan padatnya aktivitas diplomasi Indonesia, dengan pembahasan bersama Singapura yang menyoroti kedekatan sebagai negara tetangga dan jalur laut strategis, serta agenda kerja sama yang lebih luas bersama India dari pertahanan hingga teknologi.