BERITA TERKINI
Menjelang 63 Tahun, Haryanto Hesaputra Rilis Album Perdana “Berdendang Menari”

Menjelang 63 Tahun, Haryanto Hesaputra Rilis Album Perdana “Berdendang Menari”

YOGYAKARTA — Menjelang usia 63 tahun, musisi kelahiran Padang, Haryanto Hesaputra, merilis album perdana bertajuk Berdendang Menari. Album ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan musikalnya sejak memulai karier rekaman pada 2019.

Berdendang Menari memuat 11 lagu dengan ragam warna musik, mulai dari pop, fusion jazz, hingga religi. Tema yang diangkat pun beragam, mencakup cinta, kehilangan, serta semangat menjalani kehidupan.

Dalam proses penggarapan album tersebut, Haryanto berkolaborasi dengan musisi Sagi Antonio. Dari total 11 lagu, tujuh di antaranya merupakan hasil kolaborasi keduanya.

Haryanto mengatakan album ini merupakan rangkuman perjalanan panjang sejak ia merilis single pertama pada 2019. “Album ini adalah perjalanan panjang saya sejak merilis single pertama pada 2019. Semua karya itu akhirnya kami satukan menjadi satu album. Ini bukan akhir, justru awal untuk terus berkarya,” ujarnya.

Menurutnya, album itu lahir melalui proses yang berlangsung selama bertahun-tahun. Awalnya ia merilis sejumlah single secara bertahap, termasuk beberapa lagu religi. Seiring waktu, ide-ide baru terus berkembang hingga terkumpul 11 lagu yang kemudian diputuskan menjadi satu album utuh.

“Awalnya hanya beberapa single. Dari situ berkembang terus sampai akhirnya terkumpul sebelas lagu. Kami merasa ini sudah saatnya dijadikan sebuah album,” kata Haryanto. Ia menegaskan bahwa mengikuti tren bukan tujuan utama, melainkan tetap berkarya dengan karakter dan cerita yang ingin disampaikan melalui musik.

Selain merilis album, Haryanto juga dijadwalkan tampil pada 15 Agustus 2026 dalam acara “Harmony At The Villa” yang dipersembahkan oleh Joglo Hesa Hinggil. Acara tersebut akan digelar di Joglo Hesa Hinggil, Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, pukul 19.00–22.30 WIB.

Dalam agenda itu, Haryanto akan tampil bersama sejumlah bintang tamu, antara lain Pangea Band, Gabby Traps, dan Ghulamo Project. Penampilannya disebut menjadi penegasan bahwa usia tidak menghalangi seseorang untuk terus berkarya dan membagikan musik kepada pendengar.