Pemerintah Desa (Pemdes) Jungkat mendukung pelaksanaan kegiatan sosial berupa senam bersama dan donor darah yang digelar di Kantor Desa Jungkat, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Jongkat, Pemdes Jungkat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 3 Universitas PGRI Pontianak.
Agenda yang ditujukan untuk mendorong kesehatan fisik sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial tersebut mendapat respons tinggi dari warga. Sejak pagi, Kantor Desa Jungkat dipadati ratusan warga yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala Desa Jungkat, Ramlan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara unsur pemerintah desa, PMI, dan mahasiswa menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam mendorong lingkungan desa yang sehat.
Menurut Ramlan, program kerja mahasiswa tidak harus berskala besar, tetapi perlu menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Ia juga menilai keterlibatan pemuda dan PMI memberi semangat baru bagi warga Desa Jungkat.
“Kami dari Pemerintah Desa mengucapkan ribuan terima kasih atas gagasan dari ketiga institusi ini yakni pemerintah, PMI, dan anak-anak KKM PGRI Pontianak yang telah menggagas kegiatan yaitu senam bersama kemudian ada donor darah pada hari ini. Kami sangat menyambut baik sekali kegiatan ini,” kata Ramlan.
Ramlan berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda sesaat. Ia menginginkan kolaborasi seperti ini dapat dilaksanakan kembali pada tahun-tahun berikutnya karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menambahkan, senam bersama tidak hanya berdampak pada kebugaran, tetapi juga menjadi ruang pertemuan warga yang mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlanjut dan barangkali tahun-tahun berikutnya bisa kita laksanakan kembali. Terutama untuk senam bersama ini, tentu meningkatkan imunitas kita, sehingga kita makin sehat, makin semangat, dan terakhir yang jelas hubungan silaturahmi kita antara kami dengan masyarakat semakin dekat,” ujar Ramlan.
Terkait donor darah, Ramlan menilai kehadiran posko donor darah di tingkat desa menjadi langkah yang membantu warga, terutama saat membutuhkan darah dalam kondisi darurat. Ia mengaku terharu melihat antusiasme warga yang rela mengantre untuk mendonorkan darah.
“Menyangkut donor darah, dari kawan-kawan PMI sangat baik sekali karena ini kegiatan sosial yang sangat membantu warga kita yang sedang kesulitan, terutama mencari darah. Alhamdulillah, donor darah ini bisa dilaksanakan bahkan masyarakat sangat antusias sekali adanya kegiatan ini,” pungkas Ramlan.