Turnamen perdana BISA Prime Tennis Tournament Malang menarik perhatian dengan jumlah peserta yang melampaui perkiraan penyelenggara. Sebanyak 180 petenis dari berbagai daerah, mulai dari sejumlah kota di Jawa Timur hingga Bandung dan Yogyakarta, memadati Lapangan Tenis Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) untuk memperebutkan total hadiah Rp30 juta.
Melihat antusiasme tersebut, PT Bina Insani Sukses Amalia (BISA) menyatakan turnamen ini disiapkan menjadi agenda rutin tahunan dengan jaringan kolaborasi yang lebih luas. Direktur Utama PT Bina Insani Sukses Amalia, Mukhlis Fauzi, mengatakan turnamen ini berangkat dari keinginan menghadirkan ruang kompetitif bagi pecinta tenis dari berbagai level kemampuan, termasuk kategori beginner hingga novice.
“Awalnya kami hanya ingin mewadahi teman-teman yang memiliki hobi yang sama, yaitu tenis. Ternyata antusiasmenya luar biasa dan berkembang menjadi turnamen seperti sekarang,” ujar Mukhlis, Minggu (5/7/2026).
Mukhlis menilai keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan dan penegakan aturan pertandingan. Ia menyebut perangkat pertandingan menjalankan regulasi secara profesional tanpa membedakan latar belakang peserta.
“Yang membuat saya senang, aturan benar-benar ditegakkan. Kalau memang salah ya salah, tidak melihat siapa orangnya. Itu yang harus dipertahankan dalam olahraga,” katanya.
Turnamen yang digelar di Lapangan Tenis Cakrawala UM ini menghadirkan persaingan antarpetenis dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring komunitas tenis sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan mitra olahraga dan dunia usaha.
Meski demikian, Mukhlis mengakui penyelenggaraan perdana masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pada edisi berikutnya.
“Tidak ada penyelenggaraan yang sempurna. Dari event pertama ini kami banyak belajar. Karena itu, turnamen ini bukan yang terakhir. Ke depan akan kami selenggarakan secara rutin dengan terus berkolaborasi bersama seluruh tim,” ujarnya.
Selain membangun ekosistem olahraga, PT BISA juga memanfaatkan turnamen ini untuk memperkenalkan lembaganya kepada masyarakat. Mukhlis menyampaikan perusahaan ingin menegaskan identitas sebagai institusi pelatihan yang mengedepankan integritas dan profesionalisme, nilai yang menurutnya selaras dengan sportivitas dalam pertandingan.
“Kami ingin dikenal sebagai lembaga pelatihan yang mengedepankan integritas. Nilai itu juga kami bawa dalam olahraga, karena sportivitas adalah wujud nyata dari integritas,” ucapnya.
Ke depan, BISA membuka peluang menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif bersama mitra strategis. Namun, pengembangan BISA Prime Tennis Tournament disebut tetap menjadi prioritas agar dapat tumbuh menjadi salah satu agenda olahraga unggulan di Malang dan Jawa Timur.