Château des Roches di Bièvres, Essonne—yang juga dikenal sebagai Rumah Sastra Victor Hugo—akan membuka pintunya secara gratis untuk publik pada 19 dan 20 September 2026 dalam rangka perayaan Journées du Patrimoine (Hari Warisan Budaya). Pengunjung dapat menjelajahi museum yang didedikasikan untuk Victor Hugo sekaligus mengikuti sejumlah kegiatan yang digelar sepanjang akhir pekan.
Bangunan bergaya neoklasik ini dikenal karena pernah menjadi lokasi salon sastra yang ramai pada periode 1815 hingga 1840. Pemiliknya saat itu, Louis-François Bertin—direktur Journal des Débats—disebut kerap menerima para seniman, politikus, dan pemikir terkemuka. Sejumlah nama seperti Chateaubriand, Ingres, Berlioz, Liszt, hingga Victor Hugo pernah tercatat hadir di château tersebut.
Victor Hugo dan keluarganya disebut menjadi pengunjung rutin. Pada 1991, château ini direnovasi dan kemudian diubah menjadi museum yang didedikasikan bagi sang penulis. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat foto, naskah, edisi asli, surat, dan gravur, sembari menikmati arsitektur bangunan yang telah berusia beberapa abad.
Selama akhir pekan Hari Warisan Budaya 2026, Rumah Sastra Victor Hugo menyiapkan beberapa agenda, termasuk perburuan harta karun bertema Les Misérables, tur pameran, akses bebas ke taman, serta kegiatan sastra dan musik di area kebun.
Perburuan harta karun bertema “Menelusuri Jejak Les Misérables”
Salah satu agenda yang ditawarkan adalah perburuan harta karun keluarga bertajuk “mengikuti jejak Les Misérables”. Peserta diajak memecahkan teka-teki dan mencari petunjuk untuk mengenali tokoh-tokoh dalam novel tersebut, termasuk potret yang dibuat Victor Hugo mengenai karakter-karakternya. Sepanjang pencarian, pengunjung akan menemukan lembaran bergambar yang diperkaya kutipan-kutipan Victor Hugo untuk tiap tokoh, dan mengumpulkan album kenangan dari kegiatan tersebut.
Kegiatan ini gratis dan tidak memerlukan reservasi.
Tur pameran dan jalan-jalan di taman
Rumah Sastra Victor Hugo juga menampilkan pameran berjudul “Victor Hugo et Les Misérables, de la réalité à l’idéal”. Pameran ini mengangkat karya Les Misérables dengan menyoroti nilai humanis Victor Hugo, serta perjuangannya yang berkaitan dengan pembelaan hak asasi manusia, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan laki-laki yang menghadapi kemiskinan, ketidakadilan, dan prasangka. Pameran tersebut menampilkan koleksi Rumah Sastra Victor Hugo, ditambah pinjaman dari Maison Victor Hugo di Paris.
Pengunjung juga dapat berjalan-jalan di taman Château des Roches yang dirawat dengan gaya Inggris, sebagaimana pada masa Victor Hugo. Taman ini membentang sekitar 10 hektar menghadap Bièvre, dengan berbagai jenis pohon yang disebut telah berusia sekitar dua abad, seperti ek, pinus, platan, cemara, sequoia, dan chauve-cypres. Keberadaan danau beserta pulaunya disebut menambah nuansa romantis kawasan tersebut.
Jam kunjungan: Sabtu, 19 September 2026 pukul 10.30–18.30 dan Minggu, 20 September 2026 pukul 10.30–18.30. Tersedia parkir gratis, serta kedai teh dengan teras di bawah pepohonan platan.
Kegiatan sastra dan musik di taman
Selain pameran, Rumah Sastra Victor Hugo juga menjadwalkan pertunjukan sastra dan musik di taman pada Sabtu sore dan Minggu. Sejumlah aktor akan tampil di berbagai titik di area kebun untuk menghidupkan karya-karya Victor Hugo. Pengunjung dapat menyimak kembali puisi, teks, tulisan politik, hingga surat-surat cinta yang dipertukarkan selama 50 tahun dengan Juliette Drouet.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menikmati lokasi yang disebut menginspirasi Hugo dalam menulis sejumlah karya, termasuk Bièvre, Tristesse d’Olympio, dan Contemplations.
Informasi jam buka untuk bagian kegiatan sastra dan musik tidak tercantum dalam materi yang tersedia.