Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memastikan pelayanan publik dan pengerjaan proyek strategis tetap berjalan maksimal meski Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan.
Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Sukoharjo, Suyamto, mengatakan pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas. Ia menegaskan roda pemerintahan tetap berjalan dengan dukungan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Roda pemerintahan tetap berjalan dengan menitikberatkan pada pelayanan publik. Ini yang menjadi fokus Pemkab Sukoharjo meski ada penanganan perkara yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Suyamto, Minggu (12/7/2026).
Suyamto juga memastikan 10 proyek strategis yang dikerjakan pada 2026 tetap berjalan tanpa hambatan. Proyek-proyek tersebut didominasi pembangunan infrastruktur jalan dan penataan wajah kota.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur jalan menjadi bagian dari peningkatan fasilitas publik, penguatan konektivitas antardaerah, serta upaya memperlancar distribusi barang dan jasa. Empat ruas jalan yang disebutkan antara lain peningkatan Jalan Tanjunganom–Daleman, Jalan Tawangsari–Pojok, Jalan Ambil-ambil–Tanjung, serta Jalan Adisumarmo, Kartasura.
“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala progres pengerjaan setiap proyek strategis. Ini menjadi komitmen Pemkab Sukoharjo yang menitikberatkan peningkatan pelayanan publik,” ujar Suyamto.
Di sisi lain, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Sukoharjo dipastikan tetap dilaksanakan hingga selesai. Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyatakan tidak ada perubahan agenda kegiatan.
Rangkaian Hari Jadi Sukoharjo diawali dengan kegiatan lari Ring of Sukoharjo 80 kilometer. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di dua lokasi yang telah dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026).
Agenda berikutnya adalah upacara pataka yang dipusatkan di Alun-alun Sukoharjo pada 15 Juli. Sejumlah kegiatan lainnya dijadwalkan berlangsung di kawasan Solo Baru, seperti pawai budaya, Sukoharjo Expo, Job Fair, Sukoharjo Food and Fashion Festival (SF3), hingga event lari Sukoharjo Spektakuler.
Eko menambahkan, panggung hiburan rakyat dengan bintang tamu Guyon Waton di Alun-alun Satya Negara tetap digelar sesuai jadwal. Namun, pesta kembang api ditiadakan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi.
Sementara itu, Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, menyampaikan harapan agar pelayanan publik dan agenda strategis tetap berjalan maksimal, termasuk program pembangunan daerah yang menyasar langsung masyarakat.
Ia mengatakan DPRD Sukoharjo akan memantau pelayanan publik serta program kegiatan yang dijalankan masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Selain itu, agenda legislatif yang telah ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sukoharjo dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.