Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya melalui penyerahan hibah alat musik kepada kelompok seni dan seniman di wilayah setempat.
Hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman, Kamis.
Harda mengatakan, hibah alat musik merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian, pengembangan, dan regenerasi seni budaya di Kabupaten Sleman. Menurutnya, seni budaya adalah identitas sekaligus kekuatan sosial masyarakat yang perlu terus dijaga keberlangsungannya.
Ia menekankan, bantuan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penyediaan sarana, tetapi juga investasi untuk menjaga keberlanjutan seni budaya. Harda berharap alat musik yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk latihan, pementasan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan kreativitas para seniman di Sleman.
Melalui program hibah ini, Pemkab Sleman menyalurkan bantuan alat musik kepada sejumlah kelompok seni yang selama ini aktif melestarikan kesenian tradisional maupun seni pertunjukan. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas ruang berekspresi, serta memperkuat eksistensi kelompok seni di tengah perkembangan zaman.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid menyampaikan bahwa hibah alat musik merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem kebudayaan. Penyediaan sarana kesenian diharapkan mendukung keberlangsungan aktivitas budaya sekaligus mendorong lahirnya regenerasi seniman yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Ishadi menambahkan, sinergi antara pemerintah, seniman, komunitas budaya, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong inovasi seni yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Hibah yang diserahkan berupa perangkat gamelan dan rebana dengan nilai total Rp390,95 juta. Penerima hibah meliputi kelompok kesenian Jathilan Hangesti Turonggo Budoyo, Jathilan Kudo Mustiko, Jathilan Panca Tunggal Encling, dan Jathilan Putro Ragil.
Selain itu, hibah juga diberikan kepada Paguyuban Seni Keprajuritan Bregada Kyai Redjo Oetomo, Kyai Krama Nenggala, Nur Masyitoh, Hadroh Lintang Ati, Nurul Khasanah, Nurus Syafaah, Karawitan dan Campursari Kemudho Laras, Margo Luwih Laras, serta Sanggar Tari Sekar Arum.