SAMARINDA — Pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030 diundur satu hari menjadi Minggu, 12 Juli 2026. Perubahan jadwal dilakukan untuk menyesuaikan agenda Gubernur Kalimantan Timur yang pada waktu bersamaan harus menghadiri kegiatan di Jakarta.
Sebelumnya, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026. Prosesi pelantikan kini akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WITA di Gedung Pertemuan Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Ketua Panitia Pelaksana, Nidya Listiono, mengatakan perubahan jadwal telah dikoordinasikan dengan pengurus KONI Pusat dan mendapat persetujuan Ketua Umum KONI Pusat.
“Perubahan jadwal ini sudah kami komunikasikan dan mendapat persetujuan langsung dari Ketua Umum. Jadi bukan soal kesiapan, tetapi murni menyesuaikan agenda Pak Gubernur,” kata Nidya Listiono yang akrab disapa Tio.
Meski jadwal bergeser, panitia memastikan persiapan tetap berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, kesiapan pelaksanaan disebut telah mencapai sekitar 80 persen.
Panitia masih memfokuskan penyelesaian tahapan akhir, termasuk pelaksanaan gladi kotor dan gladi bersih. Tahapan tersebut dilakukan setelah rapat internal dan koordinasi teknis bersama event organizer (EO).
Pelantikan pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 juga dijadwalkan dihadiri jajaran pengurus KONI Pusat. Enam pengurus disebut akan hadir, termasuk Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman serta jajaran Wakil Ketua Umum KONI Pusat.
Kehadiran pimpinan KONI Pusat disebut menjadi penanda dukungan terhadap kepengurusan baru KONI Kalimantan Timur yang dipimpin H. Anderiy, ST. Kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi dan meningkatkan daya saing atlet Kalimantan Timur pada berbagai ajang nasional.
Pelantikan tersebut juga menjadi awal pelaksanaan program-program strategis KONI Kalimantan Timur untuk empat tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi olahraga dan mempersiapkan regenerasi atlet menuju kompetisi tingkat nasional maupun internasional.