Lembaga Tepak Sirih mematangkan persiapan teknis menjelang Festival Kampung Literasi 2026. Untuk menyamakan persepsi dan memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, lembaga tersebut menggelar rapat koordinasi di Angkringan Kampung Melati, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Sabtu malam (11/07/2026).
Festival Kampung Literasi 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 9 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih, Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir.
Menurut rencana, festival tahun ini dikemas padat karya dan edukatif, dengan fokus pada peningkatan kapasitas penggiat literasi serta pendampingan anak. Sejumlah agenda yang disiapkan meliputi pelatihan penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan desa, pelatihan mendongeng dan membaca nyaring (read aloud), serta kegiatan pendampingan literasi anak.
Penyelenggaraan festival ini didukung sinergi lintas sektor melalui kerja sama Lembaga Tepak Sirih dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) serta Balai Bahasa Provinsi Riau di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kerja sama tersebut terjalin setelah Lembaga Tepak Sirih dinyatakan lolos sebagai penerima Bantuan Fasilitasi Komunitas Literasi Tahun 2026 dari kementerian terkait.
Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini yang akrab disapa Rahmat Pantun, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui Badan Bahasa. Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat menjaga komitmen dan bekerja sama agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dari awal hingga akhir.
Rahmat berharap Festival Kampung Literasi 2026 dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan budaya literasi masyarakat di Rokan Hilir.