BERITA TERKINI
Konser Akbar Monas 2026 Dijadwalkan 18 Juli, Aula Simfonia Targetkan 30 Ribu Penonton

Konser Akbar Monas 2026 Dijadwalkan 18 Juli, Aula Simfonia Targetkan 30 Ribu Penonton

Aula Simfonia Jakarta kembali menggelar Konser Akbar Monas 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Setelah sebelumnya digelar pada 2019, 2022, dan 2023, konser musik klasik di ruang terbuka ini dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap seni sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota budaya bertaraf internasional.

Penyelenggara menilai musik klasik merupakan bagian penting dari kebudayaan dan semestinya dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, konser di ruang terbuka ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong apresiasi publik terhadap musik klasik.

Ketua Panitia Konser Akbar Monas 2026, Timothius, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap musik klasik terus menunjukkan perkembangan positif. “Konser Akbar Monas bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi bagian dari perjalanan membangun budaya menikmati musik klasik di Indonesia. Kami melihat apresiasinya terus tumbuh dari tahun ke tahun,” kata Timothius, Kamis (9/7/2026).

Panitia menargetkan 30 ribu penonton hadir dalam acara tersebut. Akses menuju lokasi disebut dapat melalui pintu timur, utara, maupun sisi barat kawasan Monas.

Dalam penyelenggaraannya, Aula Simfonia Jakarta menggandeng sejumlah pihak, termasuk BUMN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengelola Monas, dan kepolisian. Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung aspek pengamanan serta rekayasa lalu lintas.

Konser Akbar Monas 2026 akan digelar gratis dan tanpa registrasi. Penyelenggara menyebut kegiatan ini sepenuhnya menggunakan dana internal Aula Simfonia Jakarta tanpa dukungan sponsor komersial. “Kami ingin masyarakat datang dan menikmati musik klasik bersama-sama. Tidak perlu registrasi, cukup hadir dan menjadi bagian dari pengalaman budaya ini,” ujar Timothius.

Direktur Aula Simfonia Jakarta, Eunice Tong, menyatakan konser ruang terbuka menjadi langkah untuk memperluas jangkauan musik klasik kepada masyarakat. “Kami membawa musik klasik ke ruang terbuka sehingga dapat dinikmati puluhan ribu masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa musik klasik dapat dinikmati oleh siapa saja,” tutur Eunice.

Untuk menjaga kualitas pertunjukan, panitia menyiapkan panggung dengan desain khusus agar musisi dapat tampil optimal. Sistem tata suara juga diperkuat melalui penempatan perangkat audio di sejumlah titik supaya suara terdengar merata di seluruh area konser.

Melalui Konser Akbar Monas 2026, Aula Simfonia Jakarta berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan mencintai musik klasik. Selain menjadi ruang publik yang inklusif, konser ini juga diharapkan turut memperkuat posisi Jakarta sebagai kota metropolitan dengan kehidupan budaya yang terus berkembang.