BERITA TERKINI
Klaim LGBTQ sebagai Agenda Depopulasi “Elit Global” Disebut Hoaks

Klaim LGBTQ sebagai Agenda Depopulasi “Elit Global” Disebut Hoaks

Sebuah video yang beredar di media sosial menuding komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) sebagai bagian dari rencana “elit global” untuk menjalankan agenda depopulasi di Indonesia. Dalam narasi tersebut, disebutkan bahwa orientasi seksual masyarakat dapat diubah melalui makanan, obat-obatan, dan vaksin, serta ada pendanaan terhadap 37 organisasi di Indonesia untuk mendukung LGBTQ.

Namun, klaim yang menyebut LGBTQ sebagai agenda depopulasi “elit global” dinyatakan tidak benar atau hoaks. Pemeriksaan fakta yang dimuat Tempo.co menyimpulkan bahwa tudingan tersebut tidak didukung bukti yang dapat diverifikasi.

Merujuk pada Asosiasi Psikologi Amerika, orientasi seksual dipengaruhi oleh faktor yang kompleks, termasuk aspek genetik, hormonal, perkembangan, sosial, dan budaya. Hingga kini, belum ada temuan ilmiah yang menyatakan orientasi seksual ditentukan oleh satu faktor tunggal.

Akademikus sekaligus pendiri GAYa Nusantara, Dede Oetomo, juga menegaskan bahwa narasi yang menyebut orientasi seksual dipengaruhi makanan, obat-obatan, dan vaksin merupakan klaim yang tidak berdasar.