Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo, Ronald Christoffel Rampi, memberikan arahan kepada seluruh jajaran dalam rapat evaluasi internal yang digelar pada Senin (13/7/2026). Dalam rapat tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga ritme pelaksanaan program kelembagaan melalui penguatan inovasi, percepatan administrasi, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Ronald menyampaikan harapannya agar pada Semester II Tahun 2026 Bawaslu Kabupaten Boalemo dapat kembali mengaktifkan sejumlah program dan kegiatan yang sempat tertunda. Ia menilai agenda kelembagaan perlu kembali berjalan secara konsisten, dengan target minimal satu kegiatan strategis setiap pekan sebagai upaya menjaga eksistensi dan produktivitas lembaga pada masa non-tahapan pemilu.
“Kita jangan sampai kehilangan ritme kerja. Agenda-agenda yang sempat terhenti harus kembali kita hidupkan. Paling tidak, setiap pekan ada kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi lembaga maupun masyarakat,” ujar Ronald.
Selain mendorong konsistensi agenda, Ronald juga meminta agar rencana kegiatan yang telah dijadwalkan pada awal Semester II segera dipersiapkan, baik dari sisi administrasi maupun kebutuhan teknis pelaksanaan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam waktu dekat ialah rapat terkait pengelolaan kearsipan, agar seluruh persiapan dapat diselesaikan lebih awal dan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Ia turut mengajak seluruh bagian di lingkungan Bawaslu Kabupaten Boalemo untuk menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, peningkatan kualitas kelembagaan tidak hanya bertumpu pada program rutin, tetapi juga pada kemampuan unit kerja melahirkan gagasan dan terobosan yang memberi manfaat nyata bagi organisasi.
Di akhir arahannya, Ronald menegaskan bahwa program pendidikan demokrasi tetap perlu menjadi prioritas meski lembaga berada pada masa efisiensi anggaran. Ia mendorong pemanfaatan jejaring kerja sama dengan organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai elemen masyarakat sebagai mitra strategis untuk memperluas edukasi kepemiluan.
Melalui kolaborasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Boalemo diharapkan tetap dapat menghadirkan dampak positif bagi peningkatan kesadaran demokrasi masyarakat tanpa bergantung sepenuhnya pada dukungan anggaran.