PELALAWAN — Kejuaraan Ketinting Boat Racing Pelalawan 2026 resmi ditutup Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., di Desa Wisata Kuala Terusan, Minggu (12/7/2026). Ajang yang berlangsung selama tiga hari ini disebut berjalan meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kejuaraan diikuti 60 peserta yang bertanding dalam sejumlah kelas, di antaranya Drag Eksekutif, 500–550 CC Open, Campuran Open, serta Nelayan 6,5 HP–8 HP. Selain menjadi wadah kompetisi olahraga air, kegiatan ini juga dinilai menjadi daya tarik wisata yang turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Pembalap asal Kalimantan Timur, Jum Stepano dari Tim PAT Racing milik Syafrizal, menjadi sorotan setelah meraih tiga gelar juara pertama. Pembalap yang dijuluki “Si Kuda Terbang” itu mencatatkan waktu tercepat di kelas Drag Eksekutif, 500–550 CC Open, dan Campuran Open.
Sementara itu, Tim Selancar Indragiri Hilir (Inhil) tampil konsisten dengan menempati posisi runner-up di sejumlah kelas. Pada kelas Nelayan 6,5 HP–8 HP, pembalap Kamiludin dari Tim Selancar Inhil keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah Rp20 juta.
Dalam penutupan kegiatan, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, sponsor, aparat keamanan, serta masyarakat yang mendukung kelancaran kejuaraan. Ia menilai Ketinting Boat Racing menunjukkan potensi olahraga tradisional berbasis budaya sungai untuk dikembangkan sebagai agenda wisata unggulan Kabupaten Pelalawan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kejuaraan ini akan terus kita dorong menjadi agenda tahunan Kabupaten Pelalawan,” ujar Zukri.
Ia juga berharap penyelenggaraan tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan melibatkan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia. Zukri menambahkan, evaluasi akan dilakukan agar pelaksanaan berikutnya semakin baik serta mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.