BERITA TERKINI
Garda Metal DKI Jakarta Gelar Syukuran dan Evaluasi Pasca-Musda IV, Deven Nopliyandi Pimpin Kepengurusan Baru

Garda Metal DKI Jakarta Gelar Syukuran dan Evaluasi Pasca-Musda IV, Deven Nopliyandi Pimpin Kepengurusan Baru

Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal DKI Jakarta telah rampung digelar. Menindaklanjuti agenda tersebut, jajaran pengurus mengadakan syukuran sekaligus rapat evaluasi di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (5/7/2026).

Musda IV disebut menjadi momentum penguatan organisasi Garda Metal DKI Jakarta. Dalam forum itu, Deven Nopliyandi terpilih sebagai Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda) Garda Metal DKI Jakarta untuk memimpin organisasi pada periode mendatang.

Rapat evaluasi digelar sebagai ruang refleksi untuk meninjau seluruh proses penyelenggaraan Musda, termasuk membahas kekurangan secara terbuka sebagai bahan perbaikan. Sementara itu, capaian yang dinilai positif diposisikan sebagai modal untuk dipertahankan dan ditingkatkan pada agenda organisasi berikutnya.

Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta yang juga Pembina Garda Metal DKI Jakarta, Winarso, menyampaikan apresiasi kepada kader dan panitia yang terlibat dalam pelaksanaan Musda IV. Ia menilai keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan semangat gotong royong anggota.

Winarso juga menyampaikan rasa syukur karena Musda berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan, namun hal itu dinilainya wajar dalam proses organisasi yang terus belajar dan melakukan perbaikan.

“Yang terpenting adalah komitmen kita untuk terus mengevaluasi, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas organisasi. Manusia hanya bisa berusaha memberikan yang terbaik, sedangkan hasilnya menjadi pelajaran berharga untuk langkah berikutnya,” ujar Winarso dalam arahannya.

Rapat evaluasi dipimpin oleh Pangkorda terpilih, Deven Nopliyandi. Ia menegaskan kepengurusan baru akan fokus menjalankan keputusan Musda serta mengawal agenda-agenda perjuangan FSPMI, baik di tingkat DKI Jakarta maupun nasional.

Menurut Deven, Garda Metal perlu tampil sebagai organisasi yang disiplin, solid, dan bergerak sesuai garis perjuangan FSPMI. Ia menekankan evaluasi dilakukan bukan untuk saling menyalahkan, melainkan sebagai instrumen membangun organisasi yang lebih matang, profesional, dan mampu menjawab tantangan perjuangan kaum buruh.

Deven juga menyatakan seluruh pengurus siap menjalankan instruksi pimpinan organisasi dan melaksanakan amanah yang diberikan. Ia menilai semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap organisasi menjadi fondasi penguatan konsolidasi serta upaya memenangkan agenda perjuangan buruh ke depan.

Melalui syukuran dan rapat evaluasi tersebut, Garda Metal DKI Jakarta menyampaikan komitmennya untuk memperkuat organisasi melalui evaluasi yang objektif, konsolidasi, dan militansi kader. Dengan kepemimpinan baru, organisasi ini menyatakan optimistis dapat mengawal agenda perjuangan FSPMI.