Medan — Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra menyambut baik inisiatif Komisi VII DPR RI yang mengusulkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN). Menurutnya, masuknya PRSU ke agenda nasional dapat menjadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sumatera Utara.
“Kami berterima kasih, jika PRSU diusulkan masuk agenda Karisma Event Nasional,” kata Ferry Indra di Medan, Ahad. Ia menilai PRSU sebagai agenda tahunan yang menampilkan keberagaman dan kebudayaan Sumatera Utara, sehingga dapat dinikmati masyarakat dari luar provinsi.
Ferry juga menyebut kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI dapat menjadi bahan evaluasi bagi PPSU untuk mengoptimalkan penyelenggaraan PRSU. “Kami butuh evaluasi supaya PRSU ini setiap tahunnya menjadi lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Komisi VII DPR RI meminta PRSU menjadi etalase besar Sumatera Utara untuk menggali berbagai potensi daerah. Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik, Evita Nursanty, mengatakan pada usia ke-50 PRSU, pihaknya ingin ajang tersebut tidak hanya dipertahankan sebagai agenda tahunan, tetapi juga berkembang menjadi etalase berbagai sektor, termasuk promosi potensi daerah.
“Di usia ke-50 PRSU, kami menginginkan tidak mempertahankan sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi etalase berbagai sektor termasuk etalase promosi potensi dari daerah,” kata Evita. Ia menambahkan PRSU perlu terus bertransformasi menjadi ajang yang lebih profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara. “Kami mendorong PRSU masuk dalam kalender tahunan Karisma Event Nusantara,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata RI, Kurleni Ukar, mengatakan pihaknya terbuka jika PRSU masuk dalam agenda KEN. Namun, ia menegaskan pengusulan harus disampaikan terlebih dahulu oleh pemerintah provinsi setempat kepada Kementerian Pariwisata.
“Selama ini, PRSU tidak pernah diusulkan ke KEN. Kami menunggu usulan dari dinas pemprov,” kata Kurleni.
PRSU merupakan perayaan tahunan di Sumatera Utara. Tahun ini, PRSU berlangsung di Medan pada 3 Juli hingga 2 Agustus. Selain hiburan dengan menampilkan talenta lokal dan nasional, kegiatan ini juga memuat unsur bisnis.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengatakan penyelenggaraan PRSU ke-50 tidak semata untuk menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi wadah strategis mempromosikan pembangunan daerah, menarik investasi, dan menggerakkan ekonomi lokal.
“PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini bukan hanya panggung hiburan, tetapi ruang pertemuan investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujar Surya.
PRSU menampilkan paviliun dan stan pameran yang menghadirkan ragam budaya, kesenian, serta produk lokal Sumatera Utara, termasuk kerajinan tangan dan kuliner khas daerah.