Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan peluncuran satelit baru karya anak bangsa yang direncanakan berlangsung pada Januari 2027 melalui India. Selain itu, BRIN juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan rencana pembangunan Bandara Antariksa, dengan Biak menjadi salah satu lokasi yang akan dikaji lebih lanjut.
Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 Juli. Menurut Arif, satelit yang akan diluncurkan merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan India di bidang antariksa.
Arif menjelaskan, satelit tersebut disiapkan untuk mendukung ketahanan pangan, pemantauan lingkungan, serta kebutuhan citra satelit. Selama ini, BRIN telah bekerja sama dengan Indian Space Research Organisation (ISRO) dalam pemantauan satelit India dari Biak, Papua.
Ia menambahkan, Indonesia sebenarnya sudah memiliki beberapa satelit produksi BRIN yang berada di orbit. Namun, satelit yang ditargetkan meluncur pada 2027 merupakan versi terbaru. Satelit itu dibuat di Bogor, dengan proses produksi sekitar satu tahun, dan hingga kini belum diberi nama.
Terkait rencana pembangunan Bandara Antariksa, Arif menyebut isu tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kerja sama Indonesia dan India di bidang aerospace. Rencana itu juga disebut ikut ditekankan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Arif mengatakan BRIN telah mendapat arahan untuk segera menindaklanjuti rencana tersebut, dengan pembicaraan bersama pihak India yang disebut berjalan intensif. Menurutnya, persiapan bandara antariksa telah dirintis sejak era Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada 1980-an.
Setelah Presiden Prabowo mulai bertugas, rencana tersebut kembali dipercepat. Pada 2026, BRIN berencana menyusun master plan, melakukan perencanaan, serta melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Arif menyatakan pemerintah daerah dilibatkan sejak awal. Sementara itu, anggaran proyek belum diumumkan karena masih dalam tahap perhitungan, dan pemerintah juga membuka peluang keterlibatan investor.