BERITA TERKINI
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Alami Gangguan Kesehatan di Balai Kota

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Alami Gangguan Kesehatan di Balai Kota

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2026) sore. Farhan dievakuasi menggunakan brankar menuju ambulans sebelum dibawa untuk penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat kawasan Balai Kota tengah ramai karena persiapan Gala Dinner Asia Africa Festival (AAF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Plaza Balai Kota. Dalam situasi tersebut, sebuah ambulans milik RSUD Bandung Kiwari memasuki area lobi Balai Kota dan menarik perhatian pegawai serta tamu yang berada di lokasi.

Tidak lama setelah ambulans tiba, sejumlah tenaga kesehatan terlihat bergegas menuju ruang kerja Wali Kota untuk memberikan pertolongan. Sekitar 30 menit kemudian, Farhan dievakuasi dari Ruang Tengah Wali Kota menggunakan brankar dengan pengawalan petugas, lalu dipindahkan ke ambulans yang sudah bersiaga di depan gedung.

Saat proses evakuasi, Farhan tampak terbaring dengan mata terpejam dan wajah pucat. Ia mengenakan kaos putih, terpasang infus di salah satu tangan, serta menggunakan bantuan oksigen saat dipindahkan menuju ambulans.

Setelah proses pemindahan selesai, ambulans RSUD Bandung Kiwari langsung membawa Farhan ke rumah sakit. Hingga Jumat petang, belum diketahui secara pasti rumah sakit tujuan maupun kondisi terkini Farhan setelah tiba di fasilitas kesehatan.

Insiden tersebut berdampak pada agenda Farhan pada Jumat sore, termasuk rencana menghadiri kegiatan di Gedung DPRD Kota Bandung yang akhirnya tidak dapat dihadiri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, membenarkan bahwa Farhan menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan di Balai Kota.

“Saya mendapat informasi Pak Wali sakit. Saat ini beliau sedang dibawa ke rumah sakit. Saya belum tahu beliau sakit apa. Kita menunggu informasi dari dokter yang menangani beliau,” kata Henryco kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2026).

Henryco menyatakan Pemerintah Kota Bandung belum menerima laporan medis mengenai penyebab maupun diagnosis yang dialami Farhan. Pemkot Bandung, kata dia, memilih menunggu hasil pemeriksaan dokter sebelum menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat.

Hingga Jumat petang, belum ada keterangan resmi dari tim dokter maupun pihak rumah sakit mengenai kondisi kesehatan Farhan dan penyebab gangguan kesehatan yang membuatnya memerlukan penanganan darurat. Proses evakuasi Farhan sempat menjadi perhatian pegawai dan masyarakat di sekitar Balai Kota karena berlangsung di tengah padatnya aktivitas persiapan AAF 2026.