BERITA TERKINI
Tuborg Beat Fest Ubah Gudang Pelabuhan Saigon Jadi Ruang Festival Nonkonvensional untuk Generasi Z

Tuborg Beat Fest Ubah Gudang Pelabuhan Saigon Jadi Ruang Festival Nonkonvensional untuk Generasi Z

Generasi Z disebut kian menjauh dari formula festival musik yang dianggap stereotip. Dengan mengusung semangat “Mengapa harus mengikuti standar?”, Tuborg menghadirkan Tuborg Beat Fest di Gudang Pelabuhan Saigon, Vietnam, dengan konsep yang menonjolkan pengalaman nonkonvensional dan ruang ekspresi yang berbeda dari festival pada umumnya.

Penyelenggara memilih gudang pelabuhan sebagai lokasi acara, alih-alih tempat festival yang lazim. Area yang identik dengan kesan mentah dan industrial itu kemudian diolah menjadi ruang festival dadakan yang ditujukan bagi anak muda yang ingin bersenang-senang dengan caranya sendiri.

Dari sisi visual, dekorasi dibuat tidak mengikuti pendekatan “glamor” yang rapi. Sejumlah elemen yang lekat dengan lingkungan pelabuhan dan konstruksi—seperti pembatas proyek, tong, hingga rambu lalu lintas—diubah menjadi instalasi seni. Tema jalanan diperkuat lewat grafiti serta penggunaan warna hijau neon yang diasosiasikan dengan merek tersebut.

Acara juga menghadirkan momen pembuka yang disebut sebagai “ritual” bagi pengunjung, yakni menarik tutup pelepas tekanan botol. Suara “borg” yang muncul dari momen itu dijadikan penanda dimulainya pesta. Aktivitas tersebut, disertai hadiah kejutan dari penyelenggara, menjadi salah satu titik perhatian di area festival.

Di Tuborg Beat Fest, unsur musik ditampilkan dengan pendekatan yang tidak dimulai dari lagu-lagu rekaman. Pesta dibuka melalui bunyi tutup botol yang meletup, suara jalanan, dan pengulangan kata “borg” dalam irama. Berbagai bunyi keseharian—mulai dari klakson, teriakan pedagang kaki lima, hingga ketukan gerobak—diolah menjadi bagian dari rangkaian suara di lokasi acara.

Sejumlah bentuk pertunjukan dipadukan, termasuk beatbox, set DJ, teater tradisional, tari jalanan, dan pertarungan rap. Kombinasi lintas format itu ditampilkan tanpa terpaku pada batasan genre, dengan penekanan pada improvisasi serta nuansa budaya jalanan.

Panggung utama diisi sejumlah nama dari skena budaya jalanan, di antaranya Hành Or, Freaker, beatboxer Trung KT, serta DJ dan MC Hype, yang tampil dalam kolaborasi dadakan. Menjelang puncak acara, 24K.Right tampil membawakan lagu “Why Follow Standards?” yang mengangkat tema penolakan terhadap standar dan tolok ukur sosial yang dinilai membebani Generasi Z.

Melalui penampilannya, 24K.Right menggambarkan tekanan untuk memenuhi ekspektasi—seperti usia yang dianggap “tepat”, tonggak kesuksesan tertentu, serta tuntutan menyesuaikan diri—sebagai materi musik. Lirik rap dengan nada kritis dipadukan dengan aransemen energik untuk menyampaikan pesan kepercayaan diri dan ketahanan.

Menurut narasi acara, Tuborg Beat Fest tidak dimaksudkan untuk menetapkan “standar baru untuk bersenang-senang”, melainkan membuka ruang agar anak muda dapat menentukan sendiri cara bersenang-senang, menjalani hidup, dan mendefinisikan identitasnya. Semangat kebebasan itu juga disebut menjadi titik temu antara Tuborg dan para kolaboratornya, termasuk duta global Jay Park serta 24K.Right.

Tuborg merupakan merek di bawah naungan Carlsberg Vietnam Co., Ltd., anggota Carlsberg Group asal Denmark. Perusahaan ini beralamat di Lot B8, Kawasan Industri Phu Bai, Kelurahan Phu Bai, Kota Hue, Vietnam.