BERITA TERKINI
TNI AU Resmikan Tiga Landasan Paralayang di Galunggung lewat Program Serbuan Teritorial

TNI AU Resmikan Tiga Landasan Paralayang di Galunggung lewat Program Serbuan Teritorial

Ribuan warga memadati Desa Linggajati, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kegiatan bakti sosial bertajuk Serbuan Teritorial yang diinisiasi Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau). Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan potensi kedirgantaraan nasional kepada masyarakat.

Agenda massal yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu mendatang itu sekaligus menandai peresmian tiga arena olahraga dirgantara baru di kawasan kaki Gunung Galunggung. Melalui kegiatan tersebut, TNI menyatakan komitmennya mengoptimalkan potensi wilayah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga, terutama melalui sektor pariwisata.

Kepala Pusterau Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono mengatakan, Serbuan Teritorial mengedepankan kolaborasi dengan pendekatan humanis yang menyasar aspek produktif.

“Tujuannya untuk memperkuat kemanunggalan TNI AU dengan rakyat. Kami juga ingin memperkenalkan potensi dirgantara kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah,” ujar Ignatius.

Dalam kesempatan itu, Pusterau meluncurkan tiga titik sertifikasi landasan paralayang, yakni di Bukit Galunggung, Bukit Pasir Gowong, dan Bukit Datar Gandul. Ignatius menyebut peresmian tiga lokasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi, termasuk omzet pelaku UMKM lokal, melalui pengembangan destinasi sport tourism.

Untuk menarik antusiasme pengunjung, panitia juga menampilkan demonstrasi paramotor yang diperagakan oleh penerbang profesional. Selain pameran kedirgantaraan, kegiatan ini menyediakan pengobatan gratis, bazar sembako murah, gerakan menanam pohon, serta penyuluhan komoditas pertanian.

Ignatius berharap rangkaian program tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan hingga peluang ekonomi. Ia juga menyampaikan harapan agar pembinaan teritorial matra udara dapat mendorong minat generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit.

Salah seorang warga, Eki, mengaku terhibur dengan kegiatan tersebut, terutama saat menyaksikan atraksi paramotor di langit desa.