Aqila, anak berusia 4 tahun, menunjukkan perkembangan belajar yang pesat setelah mengikuti kegiatan di PAUD Joglo Sinau, Kabupaten Jombang, Jawa Tengah. Secara fisik, Aqila disebut memiliki bobot yang relatif lebih rendah dari yang semestinya untuk usianya, serta memiliki kelebihan satu jari di tangan. Meski demikian, kondisi itu tidak mengurangi semangatnya untuk belajar.
Pada awalnya, Aqila sempat merasa sangat malu dan menganggap dirinya tidak bisa melakukan apa-apa. Namun, seiring waktu, ia mulai menunjukkan perubahan yang signifikan.
Diajak Bergabung oleh Orangtua Teman
Aqila berasal dari keluarga yang pada mulanya kurang memahami pentingnya pendidikan bagi tumbuh kembang anak. Kesempatan untuk mengenal pendidikan anak usia dini datang ketika ia diajak oleh orangtua temannya, Mira, untuk bergabung dengan PAUD Joglo Sinau.
Ibu Mira menilai PAUD Joglo Sinau yang menggunakan kurikulum Super5 memiliki metode mengajar yang kreatif dan aktif dalam berinteraksi dengan anak-anak.
Perubahan yang Dirasakan Keluarga
Orangtua Aqila pada dasarnya tidak menyadari sekolah sebagai bagian penting dari tumbuh kembang anak. Meski demikian, mereka mengizinkan Aqila mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan harapan anaknya memiliki lebih banyak teman dan tumbuh rasa percaya diri.
Setelah bergabung, perkembangan Aqila disebut “luar biasa”. Ibunya menceritakan bahwa kini Aqila sudah bisa menulis, berhitung, dan lebih percaya diri. Selain itu, Aqila juga mulai bisa berbahasa Inggris, meski tidak ada anggota keluarganya yang memiliki kemampuan tersebut.
Semakin Percaya Diri di Sekolah
Antusiasme Aqila terlihat dalam kesehariannya di sekolah. Ia disebut semakin berani tampil sendiri, termasuk saat diminta bernyanyi di depan teman-teman dan guru.
Perkembangan itu membuat para guru di PAUD Joglo Sinau merasa bersyukur. Orangtua Aqila juga mengaku senang dan terkejut karena tidak menyangka anak mereka memiliki kemampuan akademis yang menonjol.
Kesadaran Baru tentang Pendidikan Usia Dini
Melihat perubahan Aqila setelah mengikuti pembelajaran di PAUD Joglo Sinau, kedua orangtuanya mengaku akhirnya menyadari pentingnya pendidikan serta pendampingan pada anak usia dini agar pertumbuhan dan perkembangannya lebih maksimal.

