BERITA TERKINI
Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Sampang Naik 15 Persen, Samsat Sebut Didukung Operasi Gabungan dan Layanan Keliling Malam

Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Sampang Naik 15 Persen, Samsat Sebut Didukung Operasi Gabungan dan Layanan Keliling Malam

Penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sampang, Madura, mengalami peningkatan pada bulan ini. Kantor Samsat Sampang mencatat pendapatan PKB naik 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Administrasi Pelayanan (Adpel) Samsat Sampang, Wildan Mahbuby, mengatakan kenaikan tersebut dipengaruhi sinergi sejumlah pihak, terutama Dinas Pendapatan, Polri, dan TNI. Kolaborasi itu dilakukan melalui operasi gabungan serta inovasi layanan yang dibuat lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Wildan, operasi gabungan yang digelar secara rutin bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain operasi gabungan, layanan Samsat Keliling Malam disebut menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya penerimaan. Layanan ini menyasar masyarakat yang tidak memiliki waktu di siang hari dan mulai diminati warga perkotaan.

Wildan menjelaskan, layanan malam dinilai efektif karena memberi kesempatan wajib pajak membayar tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada jam kerja.

Ia menegaskan, kenaikan penerimaan tidak hanya berasal dari wajib pajak baru, tetapi juga dari penunggak yang mulai melunasi kewajibannya. Upaya tersebut diperkuat dengan sistem penagihan aktif oleh Dinas Pendapatan melalui surat peringatan dan nota tagihan.

Wildan menyebut sistem penagihan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan didukung data yang akurat sehingga mendorong wajib pajak membayar tepat waktu.

Secara keseluruhan, ia menyampaikan kolaborasi lintas instansi dan layanan yang lebih fleksibel sebelumnya turut mendorong kenaikan penerimaan hingga 28 persen pada April lalu, dan tren positif itu disebut masih berlanjut sampai bulan ini.

Wildan berharap peningkatan penerimaan pajak dapat terus berlanjut dan memberi dampak bagi pembangunan daerah. Ia menilai semakin tinggi kesadaran membayar pajak, semakin besar peluang pemerintah daerah meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan infrastruktur.