BERITA TERKINI
Pemkab Sumenep Tetapkan Pawai Muharram sebagai Agenda Tahunan untuk Lestarikan Tradisi Keagamaan

Pemkab Sumenep Tetapkan Pawai Muharram sebagai Agenda Tahunan untuk Lestarikan Tradisi Keagamaan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan Pawai Muharram akan dijadikan agenda tahunan. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk komitmen melestarikan tradisi keagamaan, memperkuat syiar Islam, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah hidup di tengah masyarakat selama puluhan tahun.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat melepas ribuan peserta Pawai Muharram 1448 Hijriah di kawasan Labang Mesem, Keraton Sumenep, Senin (29/6) malam. Sepanjang rute pawai dipadati warga yang menyaksikan penampilan sekitar 750 pelajar dari 30 lembaga pendidikan dengan beragam busana dan atribut Islami.

Kegiatan itu berlangsung tertib dan menjadi salah satu rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep. Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, peserta didik, orang tua, tokoh agama, aparat keamanan, serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan pawai.

Menurutnya, Pawai Muharram tidak hanya menjadi seremoni menyambut Tahun Baru Islam, tetapi juga media edukasi dan pelestarian budaya Islam yang telah menjadi identitas masyarakat Sumenep. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar kegiatan tersebut tetap menjadi ruang syiar, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya bagi generasi mendatang.

Bupati juga menyebut, berdasarkan catatan sejarah yang berkembang di masyarakat, tradisi Pawai Muharram telah berlangsung sejak sekitar tahun 1940 dan terus dipertahankan hingga kini. Melihat antusiasme masyarakat setiap tahun, Pemkab Sumenep berkomitmen menjadikannya agenda rutin yang akan terus dikembangkan.

Selain itu, Bupati mengajak para pelajar menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai awal untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan. Ia berharap anak-anak Sumenep tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, menghormati orang tua dan guru, mencintai daerahnya, serta memiliki semangat memajukan Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sumenep, Kamiludin, menyampaikan Pawai Muharram merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan berdasarkan disposisi Bupati Sumenep tertanggal 20 Juni 2026. Ia menyebut persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait agar pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan nyaman.

Menurut Kamiludin, pawai tahun ini diikuti sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan yang menampilkan berbagai kreasi Islami sebagai sarana syiar sekaligus pendidikan karakter. Melalui keterlibatan peserta didik, panitia berharap dapat menanamkan kecintaan terhadap tradisi keislaman, membangun rasa percaya diri, mempererat ukhuwah, serta mendorong kegiatan positif dan kreatif.

Ia menambahkan, semangat Tahun Baru Islam diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pawai, tetapi menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat melalui penguatan keimanan, persaudaraan, kepedulian sosial, serta upaya bersama membangun Sumenep yang religius dan harmonis.