BERITA TERKINI
Pemkab Pati Siap Selaraskan Program Kelautan dan Perikanan dengan Prioritas Nasional 2026

Pemkab Pati Siap Selaraskan Program Kelautan dan Perikanan dengan Prioritas Nasional 2026

Kabupaten Pati mempercepat penyelarasan program kelautan dan perikanan dengan agenda prioritas nasional. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026. Kegiatan itu berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.

Rakornas dihadiri sejumlah pejabat kementerian, DPR RI, serta kepala daerah. Forum tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah agar pelaksanaan program kelautan dan perikanan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Chandra menyatakan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Pati merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Ia menilai Pati memiliki potensi besar pada perikanan tangkap maupun budidaya.

“Pati memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya yang besar. Karena itu, kami siap menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan,” kata Chandra.

Melalui Rakornas tersebut, pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi dalam menyusun langkah bersama, sehingga program kerja di daerah dapat mendukung target pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Chandra juga menekankan pentingnya koordinasi dua arah antara pusat dan daerah. Menurutnya, daerah tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menyampaikan kebutuhan riil masyarakat agar kebijakan yang ditetapkan lebih tepat sasaran.

Rakornas Tahun 2026 memfokuskan akselerasi program pada tiga pilar utama, yakni penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi potensi kelautan dan perikanan sebagai sumber protein nasional, peningkatan produktivitas sektor bahari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, serta penyelarasan seluruh program kelautan dan perikanan dengan implementasi Asta Cita.