BERITA TERKINI
Lima Pengalaman Wellness di Bhutan: dari Meditasi hingga Pemandian Batu Panas Tradisional

Lima Pengalaman Wellness di Bhutan: dari Meditasi hingga Pemandian Batu Panas Tradisional

Kerajaan Bhutan menawarkan alternatif destinasi bagi wisatawan yang ingin memulihkan tubuh dan pikiran jauh dari kepadatan kota. Berada di kawasan pegunungan Himalaya dan kerap dijuluki “Negeri Naga Guntur”, Bhutan dikenal dengan lanskap alam yang tenang serta pengalaman wisata yang berorientasi pada pemulihan secara holistik.

Beragam aktivitas wellness dapat dilakukan di Bhutan, mulai dari yoga dan meditasi, kunjungan ke biara-biara kuno, hingga perawatan tradisional. Berikut lima pengalaman yang kerap menjadi pilihan wisatawan untuk “recharge” selama berada di Bhutan.

1. Yoga dan meditasi berlatar Himalaya

Bhutan menawarkan suasana alam terbuka yang mendukung praktik yoga dan meditasi, baik di area pegunungan maupun di lingkungan bangunan tradisional seperti dzong (benteng kuno). Salah satu lokasi yang disebutkan untuk pengalaman meditasi adalah Zhiwa Ling Heritage di Paro, yang memiliki Samden Meditation House dan Menlha Spa.

2. Menyepi di biara dan dzong kuno

Wisata spiritual juga menjadi bagian dari pengalaman wellness di Bhutan. Punakha Dzong, yang berada di pertemuan Sungai Mo Chuu dan Pho Chhu, dikenal sebagai salah satu benteng penting di Bhutan dan dijuluki Palace of Happiness. Selain itu, Biara Gangtey yang terletak di lembah hijau juga menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menenangkan diri dan bermeditasi.

3. Berendam di pemandian batu panas tradisional (menchu)

Bhutan memiliki tradisi pemandian batu panas atau menchu. Dalam ritual ini, batu sungai dipanaskan lalu dimasukkan ke bak kayu berisi air segar dan daun wormwood. Praktik tersebut dipercaya membantu meredakan sejumlah keluhan, seperti nyeri sendi, hipertensi, dan masalah pencernaan. Pengalaman menchu bisa ditemukan di homestay lokal maupun di beberapa resor, termasuk Naksel Boutique Hotel & Spa dan Bhutan Spirit Sanctuary.

4. Trekking jarak jauh di jalur pegunungan

Bagi wisatawan yang memilih pemulihan lewat aktivitas fisik di alam, Bhutan menyediakan sejumlah rute trekking. Salah satunya Trans Bhutan Trail sepanjang 403 kilometer yang menghubungkan sembilan benteng tradisional dari Haa hingga Trashigang. Ada pula Snowman Trek sepanjang 347 kilometer yang melintasi kawasan terpencil Lunana di ketinggian lebih dari 5.000 meter dan dikenal sebagai salah satu rute pendakian paling menantang.

5. Konsultasi pengobatan tradisional So Wai Rigpa

Bhutan juga memiliki sistem pengobatan tradisional bernama So Wai Rigpa yang berakar pada ajaran Buddha. Konsepnya menekankan keseimbangan tiga elemen tubuh: angin, empedu, dan lendir. Metode yang digunakan melibatkan pendekatan alami dan herbal, termasuk penggunaan bahan seperti Cordyceps sinensis, serta aspek penyembuhan spiritual. Wisatawan dapat berkonsultasi di Traditional Medicine Services di Thimphu, atau memilih menginap di Bhutan Spirit Sanctuary yang menyediakan dokter pengobatan tradisional dan perawatan herbal bagi tamu.

Direktur Departemen Pariwisata Bhutan, Damcho Rinzin, menyatakan bahwa Bhutan menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk terhubung kembali dengan diri sendiri melalui lanskap yang tenang dan pengalaman yang beragam, mulai dari yoga di biara, mandi batu panas, hingga pendakian di hutan. Menurutnya, tradisi yang mencakup pengobatan tradisional berbasis Buddhisme menjadikan Bhutan sebagai destinasi untuk mencari ketenangan spiritual dan pemulihan diri.