Festival Bekudung Betiung resmi ditutup dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji. Kehadiran Seno menjadi sorotan sekaligus mempertegas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pelestarian budaya adat.
Seno Aji hadir didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis, Camat Sambaliung Noor Alam, serta Kepala Kampung Tumbit Dayak Ahmad Jamlan. Rangkaian penutupan festival yang digelar di Rumah Sunta disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Jamlan berharap festival budaya tetap mendapat dukungan pemerintah meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, keberlangsungan festival penting untuk menjaga identitas budaya sekaligus mendorong pembangunan kampung.
“Kami berharap dukungan pemerintah provinsi tidak hanya untuk budaya, tetapi juga sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, dan pengembangan sumber daya alam demi kemajuan Kampung Tumbit Dayak,” kata Jamlan.
Permintaan dukungan juga disampaikan Kepala Adat Suku Dayak Ga’ai Kampung Tumbit Dayak, Muksin. Ia mengapresiasi kehadiran wagub dan wabup, serta meminta dukungan agar Festival Bekudung Betiung dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) sebagai agenda wisata budaya nasional.
Wakil Bupati Berau Gamalis menilai kehadiran Seno Aji menjadi bukti perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pelestarian budaya masyarakat adat di Berau. Ia menekankan Berau memiliki tiga suku asli, salah satunya Suku Dayak, sehingga pelestarian budaya leluhur perlu terus menjadi perhatian bersama.
“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Berau. Kami berharap pemerintah provinsi dapat memperjuangkan Festival Bekudung Betiung agar masuk dalam Kharisma Event Nusantara,” kata Gamalis.
Sementara itu, Seno Aji mengapresiasi masyarakat Kampung Tumbit Dayak yang dinilai mampu menjaga dan mempertahankan nilai-nilai adat hingga saat ini. Ia menyebut budaya sebagai kekuatan yang perlu terus dirawat sebagai identitas daerah.
“Mari kita jaga Festival Bekudung Betiung agar tetap hadir untuk generasi penerus kita,” ujar Seno.
Selain menekankan pentingnya pelestarian budaya, Seno Aji juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi yang aman dan kondusif. Ia menilai suasana harmonis dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Kabupaten Berau, sekaligus mendorong perusahaan menyalurkan program tanggung jawab sosial (CSR) guna mendukung pengembangan seni, budaya, dan pelestarian adat istiadat.
“Sebab, budaya adalah jati diri daerah. Mari kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” kata Seno Aji usai menutup secara resmi Festival Bekudung Betiung.