Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis mendorong pengembangan konsep wisata kesehatan atau wellness tourism sebagai alternatif unggulan bagi wisatawan, sekaligus strategi menghadapi musim kemarau. Langkah ini ditempuh karena sejumlah objek wisata air konvensional berpotensi mengalami penurunan akibat berkurangnya debit air, meski kondisi saat ini masih terpantau normal.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Dian Kusdiana yang akrab disapa Dian Udeng, mengatakan operasional seluruh objek wisata di Ciamis dipastikan tetap berjalan. Ia mengakui debit air di beberapa wahana permainan air memang berkurang, namun belum ada yang menghentikan layanan.
“Kalau debit air berkurang di beberapa objek wisata permainan air memang iya, tapi tidak ada yang sampai tutup operasional. Semua tetap berjalan,” ujar Dian, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, cuaca cerah selama kemarau justru dimanfaatkan untuk mendorong tren wisata yang berfokus pada kesehatan fisik dan mental. Konsep wellness tourism ini diarahkan agar wisatawan bisa berlibur sekaligus menyegarkan diri dari kepenatan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian dalam pengembangan wellness tourism adalah Situ Wangi Kawali. Dian menyebut fasilitas jogging track di kawasan tersebut mulai ramai, terutama pada akhir pekan, dengan kunjungan yang meningkat pada pagi dan sore hari.
“Animonya sangat positif. Saat ini grafik pengunjung ke Situ Wangi Kawali untuk aktivitas wellness seperti jogging itu mulai merangkak naik. Wisatawan banyak berdatangan pada waktu pagi dan sore hari,” tuturnya.
Dian menilai daya tarik wisata jenis ini terletak pada suasana alam yang sejuk, tenang, dan jauh dari kebisingan. Ia mencontohkan area di ujung Situ Wangi yang dinilai hening dan cocok untuk melepas penat.
Selain Situ Wangi, Dispar Ciamis juga memetakan sejumlah lokasi lain untuk menopang wellness tourism. Di antaranya Situ Cibubuhan di Kecamatan Sukamantri, kawasan Cileueur River Walk di area perkotaan Ciamis, serta jalur trekking alam di kawasan Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, atau sebelum jalur Jahim yang menawarkan lintasan alami menuju air terjun (curug).
Di sisi lain, Dian mencatat cuaca cerah di musim kemarau turut mendorong peralihan minat wisatawan ke aktivitas berkemah. Sejumlah lokasi camping ground direkomendasikan karena menawarkan pemandangan alam terbuka serta panorama lampu kota di malam hari.
“Ada beberapa rekomendasi tempat camping di Ciamis antara lain Puncak Puspa, Jamiaki, Puncak Baros, Puncak Bangku, Puncak Maralaya, hingga kawasan Tanjung Sukasari,” pungkasnya.