BERITA TERKINI
Delapan Lagu K-Pop Bernuansa Hyperpop yang Penuh Energi

Delapan Lagu K-Pop Bernuansa Hyperpop yang Penuh Energi

Genre hyperpop mungkin belum akrab bagi sebagian pendengar. Namun, warna musik ini disebut telah lama hadir sebagai salah satu ciri dalam K-pop. Mengacu pada definisi dari Volt.fm, hyperpop merupakan genre yang menggabungkan elemen K-pop, EDM, dan hip-hop.

Secara umum, hyperpop dikenal lewat karakter suara yang ceria dan energik, dengan bass kuat serta penggunaan synthesizer yang menonjol. Genre ini kerap dipandang sebagai sisi K-pop yang lebih eksperimental dan modern, dan popularitasnya disebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah artis K-pop pun memanfaatkan elemen hyperpop untuk menghasilkan lagu yang terdengar berani dan adiktif.

Berikut delapan lagu K-pop yang menampilkan nuansa hyperpop dan dapat menjadi referensi bagi pendengar yang ingin mengeksplorasi genre tersebut.

1. aespa – “Hot Mess”
“Hot Mess” disebut sebagai bagian dari album debut Jepang aespa. Mengacu pada Soompi, lagu ini memadukan latar elektronik yang mencolok dengan vokal para member, menghasilkan kesan yang mudah melekat dan repetitif untuk didengarkan.

2. SEVENTEEN – “GAM3 BO1”
SEVENTEEN menghadirkan “GAM3 BO1” dengan beat menghentak serta penggunaan auto-tune yang menonjol. Lagu ini digambarkan sebagai karya yang terinspirasi dari hyperpop, dengan karakter bunyi yang dibuat untuk terasa menyenangkan.

3. ITZY – “24HRS”
“24HRS” digambarkan memiliki struktur yang mengejutkan: bagian lirik berulang dengan cepat, lalu dipatahkan pra-chorus yang melodis. Kombinasi tersebut dipadukan dengan alunan musik elektrik yang berat. Lagu ini disebut tidak akan cocok untuk semua orang, tetapi dinilai menarik bagi penggemar hyperpop.

4. TXT – “Frost”
TXT memadukan trap dan hyperpop dalam “Frost”. Irama latar yang saling berbenturan menciptakan nuansa misterius, sementara vokal yang berat memperkuat atmosfer lagu. Sentuhan hyperpop hadir tanpa terasa berlebihan.

5. Choi Ye Na – “Catch Catch”
“Catch Catch” menghadirkan musik latar yang ramai dan penuh energi, dengan bagian chorus yang catchy. Lagu ini juga disebut membawa nuansa bubblegum yang terang-terangan, sesuatu yang belakangan dinilai jarang muncul, namun berhasil dieksekusi dengan baik.

6. BTS – “Best of Me”
“Best of Me” digambarkan menampilkan energi hyperpop yang tetap terukur. Musik latarnya memberi kesan dinamis, sementara chorus yang lebih tenang memanfaatkan pengeditan tanpa menenggelamkan vokal, sehingga suara para member tetap menonjol.

7. f(x) – “Red Light”
Dari generasi kedua K-pop, f(x) disebut dikenal lewat pendekatan eksperimental. “Red Light” menampilkan kontras antara lirik yang berani dan lantang dengan bagian pra-chorus yang lebih kalem. Lagu ini digambarkan seolah merangkum nuansa era digital dalam satu karya.

8. EVNNE – “STAY”
EVNNE memiliki lagu b-side “STAY” yang disebut memadukan electroclash dengan elemen hyperpop, menghadirkan nuansa ceria dan energik. Lagu ini pertama kali dibawakan di The Performance Jepang pada 11 April 2026 dan disebut mengejutkan penggemar (ENNVE). “STAY” direkomendasikan bagi pendengar yang mencari lagu bernuansa hyperpop untuk menambah semangat.

Daftar di atas memperlihatkan beragam cara musisi K-pop mengolah elemen hyperpop, mulai dari produksi elektronik yang mencolok hingga perpaduan dengan genre lain seperti trap dan electroclash.