Bupati Karo Antonius Ginting mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Karo, termasuk pengembangan wellness tourism dan medical tourism, dalam acara National Airlift to Regional Sumbagut Outreach Dinner Meeting yang diselenggarakan Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) di Regale International Convention Center. Ia hadir didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting.
Dalam sambutannya, Antonius mengajak kalangan pengusaha, profesional, dan investor untuk menjalin kemitraan dalam pembangunan daerah. Ia menilai Kabupaten Karo memiliki fondasi pembangunan yang kuat karena berada di posisi strategis di antara kawasan Metropolitan Mebidangro dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba.
Menurut Antonius, peluang pengembangan daerah juga ditopang oleh sumber daya alam yang melimpah, udara pegunungan yang sejuk, budaya yang autentik, serta masyarakat yang produktif. Dengan modal tersebut, Karo dipandang berpotensi berkembang sebagai destinasi investasi dan pariwisata berkelanjutan.
Ia turut memaparkan arah pembangunan masa depan Kabupaten Karo melalui pengembangan wellness tourism dan medical tourism. Potensi ini, kata dia, didukung tradisi kesehatan lokal seperti minyak Karo, terapi uap rempah tradisional (oukup), serta berbagai produk herbal yang diwariskan secara turun-temurun.
Pemerintah Kabupaten Karo juga membuka peluang kerja sama di sejumlah sektor, mulai dari hilirisasi produk herbal dan rempah, pengembangan pusat terapi kesehatan tradisional, akomodasi berbasis wellness, kuliner sehat, layanan kesehatan pendukung, hingga penguatan UMKM melalui pemasaran dan digitalisasi. Pemkab Karo, lanjutnya, terus mendorong kemudahan investasi melalui peningkatan layanan perizinan yang cepat dan terintegrasi.
“Investasi yang kami harapkan adalah investasi yang mengangkat potensi lokal, memberdayakan masyarakat, menjaga lingkungan, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Antonius.