BERITA TERKINI
TTM+ 2026 Dibuka di Pattaya, Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Berbasis Wellness

TTM+ 2026 Dibuka di Pattaya, Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Berbasis Wellness

PATTAYA, Thailand — Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand/TAT) menggelar Thailand Travel Mart Plus (TTM+) 2026 pada 10–12 Juni 2026 di NICE Pattaya Convention and Exhibition Center, Chon Buri. Mengusung tema “Amazing Thailand: Healing is the New Luxury”, acara ini menekankan pengembangan pariwisata berkualitas, perjalanan berbasis wellness, serta penguatan pariwisata regional, dengan kawasan Timur Thailand diposisikan sebagai etalase “Travel with Care”, wellness Thailand, dan keberlanjutan pesisir.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, menyatakan TTM+ 2026 mencerminkan komitmen pemerintah Thailand menjadikan pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan nasional. Ia mengatakan ajang ini menghubungkan pelaku usaha pariwisata Thailand dengan pembeli, media, dan mitra dari berbagai negara, sekaligus memperkuat konektivitas ASEAN serta kerja sama regional yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan ini juga membuka peluang bisnis, inovasi, dan kemitraan yang memperkuat industri pariwisata, menciptakan nilai ekonomi, dan membantu menyalurkan manfaat ke komunitas lokal.

TTM+ memasuki edisi ke-23 sejak pertama kali digelar pada 2001, dan tetap menjadi ajang travel trade terbesar di Thailand serta platform tahunan TAT untuk menghubungkan pemasok pariwisata Thailand dengan pasar internasional. Pada edisi 2026, penyelenggara mencatat kehadiran 429 pembeli internasional, 428 penjual dari Thailand, serta lebih dari 100 perwakilan media internasional. Lebih dari 15.400 agenda pertemuan bisnis diproyeksikan berlangsung selama acara.

Gubernur TAT, Thapanee Kiatphaibool, mengatakan TTM+ 2026 menjadi wadah untuk membawa tema “Healing is the New Luxury” ke forum perdagangan global, sekaligus menunjukkan bagaimana pariwisata Thailand merespons permintaan terhadap wellness, pengalaman yang bermakna, dan perjalanan yang bertanggung jawab. Ia juga menyebut komitmen pertumbuhan berkelanjutan melalui model BCG, Zero Waste to Landfills, dan Zero Food Waste, serta pentingnya membangun koneksi dan kesamaan komitmen untuk mendorong pariwisata Thailand bergerak maju dengan kualitas dan tanggung jawab.

Rangkaian kegiatan pada 10 Juni diawali dengan tujuh rute pre-tour di Chon Buri untuk menampilkan keunggulan provinsi tersebut. Agenda sore mencakup Thailand Tourism Update, sesi TTM Talk bertema “Thailand: Your Source of Healing Vitamins”, serta pertemuan bisnis. Upacara pembukaan menghadirkan pendekatan 5R—Retreats, Rituals, Reels, Rhythms, dan Relations—melalui sajian kuliner, seni imersif, pertunjukan budaya, musik, dan jejaring di tepi laut.

Selama tiga hari pelaksanaan, Thailand Pavilion menampilkan rute wellness dari lima wilayah Thailand melalui aktivitas sensorik dan pengalaman langsung yang dirancang untuk menerjemahkan tema acara menjadi produk siap pasar. Unsur penglihatan, rasa, aroma, suara, dan sentuhan digunakan untuk menonjolkan identitas tiap wilayah, mulai dari buah-buahan Thailand dan gastronomi “one-bite”, aroma herbal, lanskap suara, hingga demonstrasi interaktif.

Paviliun juga menyoroti pengalaman wellness spesifik wilayah, seperti relaksasi herbal dari Utara, keseimbangan tubuh tradisional dari wilayah Tengah, terapi garam dan herbal dari Timur Laut, aromaterapi dari Timur, serta terapi laut dan garam dari Selatan. Selain itu, konsep gastronomy wellness dipresentasikan melalui bahan-bahan lokal dalam format “one-bite” kontemporer. Dalam kesempatan yang sama, Tomorrowland Thailand 2026 turut dipromosikan untuk mendukung pariwisata berbasis acara, mendorong belanja, memperpanjang aktivitas wisata malam, dan menciptakan peluang bisnis baru bagi sektor terkait perjalanan.

Bagian Product Showcase mengangkat pariwisata berkelanjutan melalui konsep “Travel with Care” yang menghubungkan Nature Care, Self Care, dan Culture Care dengan kawasan Timur. Area ini dibagi ke dalam lima zona, yaitu instalasi penyu laut dari material daur ulang, pengalaman relaksasi pesisir, tradisi wellness Thailand, inisiatif regeneratif kelautan, serta TAT Certified yang menampilkan CF Hotels, STGs STAR, Thailand Tourism Awards, dan Trusted Thailand sebagai standar untuk mendukung pariwisata yang bertanggung jawab, transparan, dan berkualitas.

Aspek keberlanjutan disebut menjadi bagian dari keseluruhan penyelenggaraan TTM+ 2026, melanjutkan pendekatan netral karbon pada tahun sebelumnya. Upaya yang dilakukan meliputi pengurangan penggunaan lencana cetak, pelacakan karbon bersama Provincial Electricity Authority, pemilahan sampah, daur ulang, donasi makanan berlebih, serta penggunaan kembali atau donasi material acara. Langkah ini dikaitkan dengan upaya Thailand menuju pengelolaan acara yang bertanggung jawab dan Net Zero Tourism.

Setelah acara, rangkaian post-event tours akan membawa pembeli dan media ke lima rute regional yang mencakup Rayong–Chanthaburi, Prachin Buri–Nakhon Ratchasima, Nakhon Pathom–Kanchanaburi, Chiang Rai, serta Surat Thani–Nakhon Si Thammarat. Rute-rute tersebut dirancang untuk memperluas peluang bisnis di luar lantai pameran, mendukung penyusunan itinerari yang dapat dijual, dan membantu pemerataan pendapatan pariwisata secara nasional.

Penyelenggara menyatakan edisi berikutnya TTM+ akan digelar di Khon Kaen pada 2027.