Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang menggelar program Soul Healing Day bertema Pulih dari Luka Relationship sebagai ruang pemulihan emosional sekaligus upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan jiwa.
Kegiatan yang berlangsung di Palembang itu ditujukan untuk membantu peserta, terutama perempuan, mengenali dan memulihkan luka batin yang dapat memengaruhi kualitas hidup maupun hubungan dengan orang lain. Program ini juga menjadi bagian dari dorongan untuk mewujudkan keluarga yang lebih harmonis dan sejahtera.
Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menegaskan kesehatan mental memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik dalam membangun fondasi keluarga yang kuat. Menurutnya, kesejahteraan keluarga berawal dari kondisi individu yang sehat secara menyeluruh.
“Keluarga yang harmonis berawal dari individu yang sehat, baik secara fisik maupun mental,” kata Dewi di Palembang, Selasa (16/6/2026).
Dewi menilai perempuan memiliki peran strategis dalam kehidupan keluarga. Perempuan yang mampu menjaga ketenangan batin dan memiliki ketahanan mental yang baik dinilai dapat menjadi sumber kekuatan yang memberi pengaruh positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Ia juga menyebut program Soul Healing Day relevan karena perempuan kerap memikul berbagai tanggung jawab sekaligus. Selain berperan sebagai ibu dan istri, banyak perempuan juga aktif sebagai pekerja maupun anggota masyarakat, yang dapat memunculkan tekanan emosional dan kelelahan mental.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami diri sendiri, mengenali emosi yang dirasakan, serta belajar mengelola dan memulihkan luka batin yang mungkin selama ini terpendam. Dengan cara itu, mereka diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih sehat, baik dengan pasangan, keluarga, maupun lingkungan sosial.
“Kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan ruang pemulihan emosional bagi perempuan yang mengalami luka batin serta memperkuat kualitas hubungan antarmanusia,” ujar Dewi.
Lebih lanjut, Dewi berharap Soul Healing Day tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum bagi peserta untuk menemukan kembali rasa syukur, ketenangan, dan semangat baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia meyakini individu yang sehat secara mental akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan hidup dan mampu menciptakan suasana keluarga yang positif.
“Diharapkan penyelenggaraan Soul Healing Day dapat menjadi momentum bagi peserta untuk memperkuat rasa syukur dan membangun semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna,” katanya.
Melalui program ini, TP PKK Kota Palembang berharap dapat mendukung upaya mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental, kualitas hubungan dalam keluarga dan kehidupan sosial masyarakat diharapkan semakin baik di masa mendatang.