Singapura berencana membangun pusat wellness tourism berskala besar di Marina South, bersebelahan dengan Gardens by the Bay dan Marina Barrage. Fasilitas tujuh lantai yang akan diberi nama Therme Singapore ini dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal ketiga 2026.
Destinasi yang dirancang dengan fokus pada kesehatan tersebut disebut akan menghadirkan lebih dari 20 kolam renang dan wahana air, serta lebih dari 70 ruang perawatan dan kesehatan. Pengembang Therme Group Singapore menyatakan fasilitas ini dirancang untuk melayani pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat.
Nilai proyek Therme Singapore tercatat sebesar US$774 juta atau sekitar Rp14 triliun. Proyek ini disebut sebagai objek wisata kesehatan khusus pertama di Singapura dan diklaim sebagai “destinasi kesehatan termal berskala besar” di Asia.
Secara ukuran, proyek ini mencakup lebih dari 66.890 meter persegi luas lantai bruto. Luasan tersebut setara dengan lebih dari sembilan kali luas lapangan sepak bola standar FIFA yang berukuran 7.140 meter persegi. Pusat wisata ini diperkirakan dapat menarik sekitar 2 juta pengunjung per tahun.
Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu mengatakan Therme Singapore dinilai dapat memperkuat posisi Singapura sebagai pusat regional untuk pariwisata, kesehatan, dan inovasi perkotaan di Asia. Fu juga mencatat bahwa Asia diperkirakan akan memimpin pertumbuhan perjalanan dan pariwisata global selama dekade berikutnya.
Dalam konteks belanja kesehatan, pengeluaran kesehatan per kapita di Singapura mencapai US$3.845, lebih dari delapan kali lipat rata-rata regional Asia. Sebelumnya, pemerintah Singapura juga mengumumkan rencana investasi sebesar US$584 juta untuk proyek pengembangan pariwisata dalam lima tahun ke depan.