JAKARTA — Bernadya merilis album keduanya yang telah dinanti, Semoga Hanya di Mimpi. Untuk merayakan sekaligus memperkenalkan seluruh trek dalam album tersebut, ia menyiapkan pertunjukan bertajuk “Semoga Hanya di Mimpi Album Showcase”.
Showcase ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pertunjukan tersebut merupakan kolaborasi JUNI Records dengan Antara Suara.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar pekan lalu, CEO JUNI Records Adry Boim menyebut acara ini menjadi panggung terbesar bagi Bernadya sepanjang kariernya. Ia membandingkan dengan pertunjukan sebelumnya di Graha Bhakti Budaya yang ditonton sekitar 900 orang, sementara kapasitas Tennis Indoor Senayan disebut mencapai 3.000 penonton.
Meski menggunakan format showcase, skala pertunjukan disebut akan dibuat istimewa dengan melibatkan Edy Khemod sebagai show director. Bernadya mengatakan ia ingin menghadirkan pengalaman album secara lebih mendalam bagi penonton.
“Aku ingin menyajikan isi mimpiku, ingin membawa penonton masuk ke pecahan-pecahan mimpi ini dan mengikuti dinamika dari lagu ke lagu dalam album Semoga Hanya di Mimpi. Karena album ini pesannya tidak segamblang album sebelumnya, showcase ini akan membantu pendengar ini untuk semakin memahami lagu lagu ku untuk ikut masuk ke dalam mimpiku,” ujar Bernadya.
Penjualan tiket telah dibuka pada 27 dan 28 Juni 2026. Kategori tiket yang tersedia meliputi Wardah Calm Zone, Wardah Calm Zone 2, Wardah Stand Strong, Wardah Calm Zone 3, Wardah Calm Zone 4, dan Wardah Calm Zone 5, dengan harga presale mulai dari Rp300.000 hingga Rp1.475.000.
Penjualan tiket resmi hanya dilakukan melalui situs bearnotber.com.
Dari pihak promotor, CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu menyatakan kerja sama ini merupakan bentuk dukungan terhadap musisi Indonesia, sekaligus upaya menerjemahkan dunia dan emosi Bernadya ke dalam pengalaman pertunjukan langsung yang utuh. Ia juga menyebut rentang harga tiket dirancang agar tetap dapat diakses lebih banyak pendengar pada 25 Juli mendatang.