BERITA TERKINI
LeiKiè Ungkap PAPgame Lewat Video Musik “I Play PAPmusic Game”

LeiKiè Ungkap PAPgame Lewat Video Musik “I Play PAPmusic Game”

Artis dan sutradara asal Italia, LeiKiè, merilis single sekaligus video musik terbaru berjudul “I Play PAPmusic Game” yang untuk pertama kalinya mengungkap bahwa PAPgame merupakan sebuah video game. Karya ini menjadi bab musik kedua dalam rangkaian pengenalan PAPgame yang berlatar di PAPmusic World.

Menurut keterangan yang menyertai perilisan pada 16 Juli 2026 di Milan, PAPgame berangkat dari dunia film animasi “PAPmusic – Animation for Fashion”. Proyek PAPmusic sendiri diproduksi oleh Not Just Music S.r.l. dan dikembangkan sebagai ekosistem lintas media yang menggabungkan animasi, musik orisinal, mode, humor, serta penceritaan dalam satu semesta yang disebut PAPworld.

LeiKiè sebelumnya merilis bab pertama bertajuk “BREAKING PAPnews” pada 5 Juni. Video musik itu sengaja tidak menjawab rasa penasaran publik mengenai apa sebenarnya PAPgame—apakah permainan papan, kartu, atau bentuk lain. Dalam rilis terbaru ini, petunjuk besar akhirnya dipertegas: PAPgame adalah video game.

Alih-alih mengenalkan gim lewat trailer atau demo, PAPmusic memilih pendekatan bercerita melalui video musik. Jika “BREAKING PAPnews” menonjolkan estetika pop berwarna, “I Play PAPmusic Game” menampilkan kontras visual: adegan hitam-putih bernuansa puitis yang terinspirasi Pierrot diselingi rangkaian cuplikan gameplay yang dinamis. Seiring berjalannya video, PAPworld yang semula hanya tersirat perlahan diperlihatkan melalui warna dan detail yang semakin kuat.

Dari sisi musikal, “I Play PAPmusic Game” mengusung gaya electro-pop dengan irama menghentak dan chorus yang menonjol. Narasi yang dibangun menekankan gagasan sederhana: menghadapi rintangan dan kesedihan melalui permainan, kreativitas, dan imajinasi—dengan nuansa ironi dan surealisme yang menjadi ciri dunia kreatif LeiKiè.

Video musik tersebut juga menampilkan elemen-elemen khas PAPworld, termasuk kemunculan karakter dan simbol seperti monster ikonik, PAPrank, PAPlove, hingga sosok “Ghost PAPtees”. Latar Piazza Duomo di Milan digambarkan berubah menjadi ruang pop surealis yang dipenuhi karakter, lingkungan, dan objek yang sebelumnya diperkenalkan dalam film animasinya. Meski begitu, sejumlah petunjuk tetap dibiarkan tanpa penjelasan lengkap, sejalan dengan konsep pengungkapan bertahap.

LeiKiè menyebut salah satu hal paling memuaskan dari perjalanan proyek ini adalah mendengar respons orang-orang yang merasa menjadi “PAPed Up”. Dalam sebuah wawancara di Bocconi University Radio di Milan, salah satu pembawa acara program tersebut menggambarkan “PAPed Up” sebagai cara memandang dunia dengan kegembiraan lebih besar, “melalui mata hati”, dan dengan semangat yang lebih ringan serta bahagia.

Meski identitas PAPgame sebagai video game sudah dipastikan, sejumlah pertanyaan masih dibiarkan terbuka, antara lain mengenai jumlah karakter dari film animasi yang akan hadir, pengenalan item-item ikonik, sudut pandang orang pertama yang terlihat dalam cuplikan, serta rahasia di balik “Ghost PAPtees”. PAPmusic menyatakan bab-bab video musik selanjutnya akan terus menambahkan petunjuk baru hingga menuju peluncuran resmi PAPgame.