BERITA TERKINI
Saemen Fest 2026 Digelar di Stadion Kridosono, Hadirkan Dua Panggung dan Line-up Lintas Genre

Saemen Fest 2026 Digelar di Stadion Kridosono, Hadirkan Dua Panggung dan Line-up Lintas Genre

Yogyakarta – Saemen Fest kembali digelar pada 2026 setelah penyelenggaraan edisi 2024 dan 2025. Festival musik lintas genre ini sejak awal dikenal sebagai ruang kolaborasi kreatif yang mempertemukan musisi dari berbagai komunitas, menghadirkan pertunjukan musik, sekaligus membuka ruang diskusi bagi pelaku industri kreatif.

Pada edisi perdana 2024, Saemen Fest menghadirkan sejumlah musisi seperti Bernadia, Opik, Tulus, Eda Endresa, dan Pamungkas. Salah satu momen yang disebut berkesan adalah kolaborasi bersama Adam Wow di panggung utama lapangan parkir Mandala Vida, yang disaksikan lebih dari 8.000 penonton.

Momentum berlanjut pada 2025 di lokasi yang sama. Line-up saat itu mencakup Hidia, Chris, Fiarate, Fefwano, serta Melvi & Jenny. Jumlah penonton meningkat, dengan catatan kehadiran lebih dari 10.000 orang. Selain konser, penyelenggara juga menghadirkan Imba Space sebagai ruang diskusi kreatif yang melibatkan Mark Othman, Mark Morris, dan The King X.

Memasuki 2026, Saemen Fest berpindah venue ke Stadion Kridosono, Yogyakarta, dengan kapasitas yang lebih besar. Festival ini menyiapkan dua panggung utama, yakni Eko Stage dan Imba Stage. Konsep panggung bergantian atau back-to-back diterapkan agar penonton dapat menikmati pertunjukan tanpa jeda panjang, dengan rangkaian acara berlangsung dari sore hingga malam.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman festival yang lebih intens, dengan panggung yang terus hidup,” ujar Gervian Rianra, founder Hektik Kreatif sekaligus Creative Director Saemen Fest.

Deretan musisi yang dijadwalkan tampil pada Saemen Fest 2026 antara lain Sorensis, The Melting Mind, Mario Zwinkel, Matermos, Viera, 510, Skandal, Festivalis, Nadine Amiza, dan Trio Basara. Selain itu, festival ini juga menyiapkan kolaborasi dari Lomba Sihir, Fish, dan Hindi.

Gervian turut menyinggung perjalanan Hektik Kreatif yang selama ini menggelar berbagai program musik dan budaya, di antaranya Raffle A Day, Defrax, Simak Share, Genesis, Mini Solitaire, FVP, Basur Fest, hingga Saemen Fest. Ia menegaskan komitmen penyelenggara untuk tidak menunda atau membatalkan acara yang sudah diumumkan. “Kami berkomitmen semua event yang sudah kami announce tidak akan postpone, tidak akan cancel,” katanya.

Selain Saemen Fest, Hektik Kreatif juga menyiapkan IP baru bernama FJP, yang disebut sebagai weekend festival dangdut di Solo. Menurut Gervian, tiket presale untuk acara tersebut telah terjual hingga 10 ribu lembar.

Ia menjelaskan sejumlah nama program Hektik Kreatif terinspirasi dari bahasa Jawa, termasuk Simon yang dimaknai “saya itu baik”, serta penamaan panggung Eko dan Imba yang masing-masing dimaknai sebagai kebaikan dan pergerakan.

Untuk Saemen Fest 2026, penjualan tiket disebut menunjukkan antusiasme tinggi. Presale 1 hingga 3 dilaporkan telah habis terjual, sementara sekitar 20% tiket tersisa akan dirilis secara online. “Alhamdulillah, teman-teman sudah percaya dengan konsistensi kami. Bahkan saat pandemi, kami tetap jalan dengan format intimate dan online. Itu bukti komitmen kami untuk tidak mengecewakan penonton,” ujar Gervian.

Dengan konsep yang terus berkembang, Saemen Fest 2026 diarahkan tidak hanya menjadi ajang konser, tetapi juga ruang pertemuan ide dan kreativitas anak muda melalui pertunjukan dan program pendukung yang disiapkan penyelenggara.