Saemen Fest akan kembali digelar pada 2026 dengan skala yang lebih besar. Festival musik lintas genre ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Stadion Kridosono, Yogyakarta, setelah sebelumnya menggelar edisi perdana pada 2024 dan berlanjut pada 2025.
Festival yang digagas Hektik Kreatif tersebut sejak awal dikenal sebagai ruang kolaborasi musisi lintas genre dan komunitas. Selain pertunjukan musik, Saemen Fest juga menjadi wadah pertemuan pelaku industri kreatif untuk berbagi ide, pengalaman, dan memperluas jejaring.
Founder Hektik Kreatif sekaligus Creative Director Saemen Fest, Gervian Rianra, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, pemilihan Stadion Kridosono dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penonton sekaligus menghadirkan pengalaman festival yang lebih nyaman.
“Saemen Fest memilih Stadion Kridosono sebagai venue baru dengan kapasitas yang lebih besar. Tahun ini kami menghadirkan dua panggung utama, yakni Eko Stage dan Imba Stage,” ujar Gervian dalam konferensi pers, Selasa (30/6).
Kedua panggung tersebut, kata Gervian, akan menggunakan konsep pertunjukan bergantian atau back-to-back. Dengan konsep ini, penonton disebut tidak perlu menunggu terlalu lama karena rangkaian penampilan akan berlangsung berkesinambungan dari sore hingga malam.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman festival yang lebih intens, di mana panggung akan terus hidup dan penonton bisa menikmati setiap penampilan tanpa jeda panjang,” ujarnya.
Untuk edisi 2026, Saemen Fest menyiapkan deretan musisi dari berbagai genre. Sejumlah nama yang dipastikan tampil antara lain Sorensis, The Melting Mind, Mario Zwinkel, Matermos, Viera, 510, Skandal, Festivalis, Nadine Amiza, Trio Basara, serta kolaborasi spesial Lomba Sihir, Feast, dan Hindia.
Gervian juga menyinggung perjalanan Hektik Kreatif yang selama ini konsisten menghadirkan program musik dan budaya di Yogyakarta. Ia menyebut sejumlah agenda yang pernah digelar, seperti Raffle A Day, Defrax, Simak Share, Genesis, Mini Solitaire, FVP, Basur Fest, hingga Saemen Fest, sebagai bagian dari komitmen mereka dalam mengembangkan ekosistem industri kreatif.
Dalam kesempatan yang sama, Gervian menegaskan prinsip penyelenggara untuk memastikan acara yang telah diumumkan kepada publik tetap terlaksana sesuai rencana. “Kami berkomitmen semua event yang sudah kami umumkan tidak akan ditunda ataupun dibatalkan,” katanya.
Komitmen tersebut, lanjutnya, telah dijaga sejak masa pandemi COVID-19, ketika Hektik Kreatif tetap menyelenggarakan acara dengan menyesuaikan format, mulai dari pertunjukan intim hingga penyelenggaraan daring.
Panitia juga menyampaikan perkembangan penjualan tiket. Tiket Presale 1, Presale 2, dan Presale 3 disebut telah habis terjual dalam waktu singkat. Saat ini, panitia menyebut sekitar 20 persen kuota tiket masih tersedia dan akan dipasarkan secara daring.
“Alhamdulillah, teman-teman sudah percaya dengan konsistensi kami. Bahkan saat pandemi kami tetap berjalan dengan format intimate maupun online. Itu menjadi bukti komitmen kami agar tidak mengecewakan penonton,” pungkas Gervian.