SEMARANG – Rooms Inc Hotel Semarang menghadirkan sejumlah inovasi untuk menjaga pertumbuhan bisnis di tengah perubahan industri perhotelan. Hotel ini tidak lagi hanya mengandalkan penjualan kamar dan ruang pertemuan, melainkan mengembangkan konsep yang memadukan lifestyle, wellness, hiburan, hingga aktivitas komunitas sebagai bagian dari pengalaman pengunjung.
General Manager Rooms Inc Hotel Semarang, Kusnadi, mengatakan inovasi menjadi strategi utama untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat. Menurut dia, hotel kini tidak lagi dipandang semata sebagai tempat menginap, tetapi juga ruang untuk bekerja, bersosialisasi, menikmati hiburan, serta menjalani gaya hidup sehat.
“Kami ingin terus menghadirkan sesuatu yang baru. Hotel bukan lagi hanya tempat menginap, tetapi menjadi destinasi bagi masyarakat untuk berkumpul, bekerja, menikmati hiburan, dan mengikuti berbagai aktivitas komunitas,” ujarnya dalam media gathering Sinar Mas Land di Rooms Inc Hotel Semarang, Kamis (9/7/2026).
Sejumlah program yang diperkenalkan antara lain peluncuran produk baru Curato, penyegaran konsep Garden dengan penampilan DJ dan live music setiap hari, serta penyediaan menu makanan dan minuman dengan harga lebih terjangkau. Rooms Inc juga menyelenggarakan kelas yoga, workshop, dan berbagai kegiatan komunitas. Ke depan, hotel ini berencana menambah kelas pilates sebagai bagian dari pengembangan konsep wellness.
Kusnadi menambahkan, hotel juga mengembangkan inovasi kuliner dengan mengangkat cita rasa khas Semarang melalui berbagai kreasi makanan dan minuman. Langkah tersebut diharapkan memperkuat identitas hotel sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi tamu maupun masyarakat lokal.
Menurut Kusnadi, rangkaian inovasi itu turut menjaga pertumbuhan bisnis. Hingga semester pertama tahun ini, kinerja Rooms Inc disebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di tengah penurunan permintaan dari segmen meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) akibat efisiensi anggaran pemerintah, Rooms Inc memperluas pasar ke segmen korporasi, perbankan, komunitas, dan masyarakat umum. Kusnadi menyebut kontribusi pasar pemerintah saat ini sekitar 3–5 persen dari total bisnis hotel.
Dari sisi okupansi, Rooms Inc mencatat tingkat hunian selama libur sekolah mencapai 88 persen, sementara pada hari biasa bertahan di kisaran 80 persen. Area Garden juga diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan baru dengan target sekitar Rp6 juta per hari.
Kusnadi menegaskan inovasi akan tetap menjadi fokus utama Rooms Inc. Hotel tersebut berkomitmen menghadirkan konsep-konsep baru yang belum banyak ditemukan di Semarang agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar dan mampu bersaing di tengah dinamika industri perhotelan.
“Kami ingin setiap orang yang datang ke Rooms Inc selalu menemukan pengalaman baru. Itulah yang akan terus kami kembangkan ke depan,” pungkasnya.