BERITA TERKINI
Rewilding Dinilai Efektif Pulihkan Ekosistem Rusak Secara Alami

Rewilding Dinilai Efektif Pulihkan Ekosistem Rusak Secara Alami

Kerusakan ekosistem di berbagai wilayah mendorong munculnya pendekatan pemulihan lingkungan yang dinilai lebih berkelanjutan, salah satunya melalui konsep rewilding. Pendekatan ini berfokus pada upaya mengembalikan fungsi ekosistem dengan memberi ruang bagi alam untuk memulihkan dirinya, melalui restorasi habitat dan perlindungan satwa liar.

Pengamat lingkungan Derta Arkasa menyampaikan bahwa rewilding menjadi solusi penting karena tidak hanya memperbaiki kondisi alam secara fisik, tetapi juga menghidupkan kembali rantai ekologi yang sempat terganggu. Pernyataan itu ia sampaikan dalam program acara Spada, Pro 2 RRI Sibolga, Minggu (14/6/2026).

Menurut Derta, banyak wilayah saat ini kehilangan keseimbangan akibat hilangnya tumbuhan dan berkurangnya populasi satwa tertentu. Ia menilai rewilding bekerja dengan mengembalikan proses alami yang terganggu, sehingga ketika habitat pulih, alam dapat membangun kembali keseimbangannya.

Derta menjelaskan, efektivitas rewilding terutama terlihat pada pemulihan jangka panjang. Prosesnya tidak terbatas pada penanaman pohon, melainkan juga mencakup keberadaan hewan penyerbuk, predator alami, serta tanaman asli yang menjadi bagian penting dalam pemulihan ekosistem secara menyeluruh.

Selain pemulihan ekologi, rewilding juga disebut berpotensi membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Kawasan hutan dan lahan basah yang dipulihkan dinilai dapat menyerap karbon lebih optimal, sekaligus membantu menjaga kualitas air dan tanah. Dampak tersebut pada akhirnya dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Ia menambahkan, ketika ekosistem kembali sehat, sejumlah kondisi yang menguntungkan bagi aktivitas manusia dapat muncul, seperti berkurangnya risiko banjir, membaiknya kualitas udara, serta terjaganya keanekaragaman hayati.

Namun, Derta menekankan bahwa penerapan rewilding membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat lokal. Edukasi lingkungan dan perlindungan kawasan alami dinilai menjadi langkah penting agar pemulihan dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan dampak nyata ke depan.