BERITA TERKINI
Pramono Anung Paparkan Agenda Pembangunan Jakarta Menuju Usia 5 Abad

Pramono Anung Paparkan Agenda Pembangunan Jakarta Menuju Usia 5 Abad

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan arah pembangunan Jakarta menuju usia lima abad pada 2027 saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI. Ia menyebut persoalan kemacetan, banjir, dan sampah sebagai fokus utama yang akan dituntaskan.

Pramono mengatakan prioritas pemerintah provinsi adalah memastikan warga Jakarta dapat menjalani hidup dengan lebih nyaman, mudah, dan bahagia. Ia juga menyinggung kebijakan transportasi gratis bagi 15 golongan.

Untuk penanganan sampah, Pramono menegaskan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di tiga lokasi, yakni Bantar Gebang, Tanjungan, dan Sunter, sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah.

Dalam upaya mengurangi risiko banjir, Pemprov DKI disebut akan melanjutkan program normalisasi sungai. Sejumlah aliran yang masuk dalam rencana tersebut antara lain Sungai Ciliwung, Krukut Lama, dan Cakung.

Di bidang infrastruktur, pemerintah provinsi tengah menyelesaikan proyek konektivitas kawasan Bundaran HI melalui jalur bawah tanah yang terintegrasi dengan MRT. Pramono menyebut jalur ini juga akan menampung pelaku UMKM. Selain itu, pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas serta akses menuju Jakarta International Stadium (JIS) turut menjadi prioritas.

Pramono juga memastikan sejumlah program bantuan sosial tetap berlanjut, seperti KJP, KJMU, subsidi pangan, hingga pemutihan ijazah. Ia menambahkan, Pemprov DKI berencana mengirim pelajar berprestasi ke luar negeri melalui skema LPDP.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai usia 500 tahun Jakarta menjadi momentum penting untuk menghadapi tantangan global. Ia menekankan bahwa globalisasi tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan manusia.

Melalui proyek PLTSa, normalisasi sungai, dan integrasi transportasi publik, Pemprov DKI berharap Jakarta dapat menjadi kota yang lebih nyaman, aman, dan layak huni menjelang usia lima abad.