Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 dapat menjadi pilihan agenda akhir pekan bagi masyarakat yang ingin melihat sekaligus berbelanja produk kriya. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, pada 26–28 Juni 2026, di Trans Studio Mall dan Trans Convention Centre, Kota Bandung.
Selama penyelenggaraan, pengunjung dapat menyaksikan dan membeli berbagai produk unggulan karya perajin dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Produk yang dipamerkan antara lain fesyen, perhiasan, tas, sepatu, dekorasi rumah, serta aneka kriya berbahan bambu, rotan, kayu, batu, tekstil, serat alam, dan kaca.
Ketua Dekranasda Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menyampaikan bahwa produk yang ditampilkan merupakan karya pilihan yang telah melalui proses kurasi.
Selain pameran dan transaksi, PKJB 2026 juga menghadirkan kegiatan lokakarya yang menampilkan proses pembuatan kerajinan secara langsung, mulai dari bahan baku hingga menjadi produk siap pakai. Pengunjung juga dapat memanfaatkan harga khusus yang ditawarkan selama pameran berlangsung.
Panitia turut menyiapkan program kunjungan ke sentra kerajinan di berbagai daerah bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat dunia kriya. “Pengunjung nantinya bisa ikut melihat langsung proses penyamakan kulit maupun pembuatan batik di tempat para perajinnya,” ujar Noneng, Senin (22/6/2026).
PKJB 2026 juga akan diramaikan peragaan busana yang menampilkan karya wastra khas Jawa Barat dengan tema Wastra Istimewa, Tradisi yang Bergaya.
Menurut Noneng, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, pada produk kerajinan lokal sekaligus membuka wawasan mengenai peluang pengembangan sektor ekonomi kreatif. “Mudah-mudahan setelah datang dan melihat langsung, anak-anak muda tertarik untuk berkreasi, berkolaborasi, bahkan mengembangkan usaha di bidang kerajinan,” katanya.
Tak hanya menjadi tempat transaksi antara perajin dan pembeli, PKJB 2026 juga diposisikan sebagai ruang pertemuan pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi gagasan serta memperkenalkan inovasi terbaru di sektor kriya.