BERITA TERKINI
PERNAS VII IKAMAJA Nasional di Gorontalo Bahas Penguatan SDM Pertanian hingga Rencana Usaha Kolektif

PERNAS VII IKAMAJA Nasional di Gorontalo Bahas Penguatan SDM Pertanian hingga Rencana Usaha Kolektif

Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA) Nasional menggelar Pertemuan Nasional (PERNAS) VII pada 22 Juni 2026 di Aula SMA Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Forum ini mengangkat tema “Melalui PERNAS IKAMAJA ke VII Kita Tingkatkan SDM Pertanian dalam Rangka Mendukung Program Swasembada Pangan Nasional”.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., M.A.B. Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor, Sekretaris Jenderal KTNA Nasional Kusyanto, Presiden IKAMAJA Nasional Ferdi Saifullah, para alumni magang Jepang, serta tokoh pertanian dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Tedy Dirhamsyah menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Ia menyebut alumni magang Jepang sebagai aset bangsa yang memiliki keterampilan, disiplin kerja, dan pengalaman internasional, sehingga potensinya perlu terus dikembangkan agar mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian modern dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

Tedy juga menilai sektor pertanian membutuhkan SDM yang tidak hanya menguasai aspek teknis budidaya, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi modern guna meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha tani.

Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor mengapresiasi kontribusi alumni magang Jepang dalam pengembangan pertanian di berbagai daerah. Menurutnya, IKAMAJA menjadi salah satu contoh pembinaan SDM pertanian yang berhasil, dengan banyak alumni yang kini berkiprah sebagai petani maju, pelaku agribisnis, dan penggerak pembangunan pertanian di daerah.

Sementara itu, Presiden IKAMAJA Nasional Ferdi Saifullah menyatakan PERNAS VII menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus perumusan program strategis bagi anggota dan sektor pertanian. Ia menyebut agenda yang dibahas mencakup penguatan jaringan alumni, peningkatan kapasitas SDM pertanian, serta upaya membangun kemandirian ekonomi anggota melalui program usaha produktif berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta membahas lima agenda utama. Pertama, peluncuran Profil Lengkap IKAMAJA Nasional yang memuat sejarah organisasi, persebaran anggota, bidang usaha, serta kontribusi alumni magang Jepang dalam pembangunan pertanian Indonesia. Kedua, peluncuran perdana Mars IKAMAJA Nasional sebagai simbol persatuan dan identitas organisasi.

Agenda ketiga berupa diskusi Program Magang Jepang yang melibatkan IKAMAJA Nasional, Kementerian Pertanian, serta berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik IKAMAJA maupun swasta. Pembahasan mencakup peluang peningkatan jumlah peserta magang, penguatan pembinaan calon peserta, serta optimalisasi peran alumni setelah kembali ke Indonesia.

Ferdi menilai program magang Jepang telah menghasilkan SDM pertanian dengan etos kerja tinggi, disiplin, dan kemampuan berwirausaha. Ia menyebut pengalaman selama magang di Jepang telah melahirkan alumni yang mengembangkan usaha di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, maupun agribisnis modern.

Selain pengembangan SDM, PERNAS VII juga membahas agenda ekonomi organisasi melalui rencana urunan atau patungan anggota untuk pembelian tambahan lahan kelapa sawit seluas satu hektare. Program ini disebut sebagai bagian dari strategi investasi produktif untuk memperkuat kemandirian ekonomi anggota dan organisasi.

Ferdi menjelaskan pengembangan aset produktif secara kolektif dipandang sebagai langkah membangun model bisnis berbasis gotong royong di kalangan alumni. Ia berharap aset bersama tersebut dapat memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi anggota.

Rangkaian kegiatan turut diisi sesi Bincang Bisnis dan Silaturahmi Nasional yang mempertemukan alumni dari berbagai provinsi untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan usaha, serta menjajaki peluang kerja sama di sektor pertanian.

Melalui PERNAS VII, IKAMAJA Nasional menyatakan harapannya untuk memperkuat kontribusi alumni magang Jepang dalam pembangunan pertanian Indonesia, mencetak SDM pertanian yang unggul dan berdaya saing, serta mengembangkan model usaha kolektif yang mendukung kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.