Padi Reborn menggelar agenda bertajuk “Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan Padi Reborn” pada Selasa, 7 Juli 2026. Pemutaran terbatas ini berlangsung di Studio 1 XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, sebagai peluncuran utama format sinema pertunjukan yang membawa dokumentasi konser ke layar lebar bioskop.
Penyelenggara menyebut acara ini bersifat non-komersial dan sangat terbatas. Tujuannya menghadirkan pengalaman menonton konser dalam balutan kualitas audio-visual bioskop, sekaligus memperkenalkan cara baru menikmati pertunjukan live melalui format sinematik.
Proyek ini diinisiasi Padi Reborn bersama promotor Megapro Communications dan NorthStar Entertainment. Mereka menilai sinema konser tidak sekadar menjadi dokumentasi, melainkan karya audio-visual utuh yang berupaya menerjemahkan energi panggung ke pengalaman menonton di bioskop.
Vokalis Padi Reborn, Fadly, mengatakan konser “Dua Delapan” yang digelar pada Januari lalu menjadi salah satu momen emosional bagi band. Menurutnya, pemutaran terbatas ini dimaksudkan untuk membagikan kembali suasana malam tersebut kepada rekan media dan sahabat terdekat sebelum nantinya dapat disaksikan lebih luas.
Dalam penggarapannya, sinema konser ini memanfaatkan teknologi layar lebar bioskop dan dukungan sistem audio Dolby. Materi visual disebut menangkap detail pertunjukan “Konser Dua Delapan” yang sebelumnya dikenal dengan konsep panggung 360 derajat.
Gitaris Padi Reborn, Piyu, menekankan bahwa produksi ini disiapkan sebagai produk sinema konser, bukan rekaman panggung biasa. Ia juga menyampaikan bahwa pada momentum yang sama, Padi Reborn meluncurkan video lirik “Punah”, yang disebut sebagai single ketiga dari Album “Dua Delapan” setelah “Ego” dan “Haru Biru”.
Perwakilan Megapro Communications, Ahmad Qomaru Zaman, menjelaskan proses konversi panggung 360 derajat ke format sinematik membutuhkan ketelitian tinggi pada tahap penyuntingan, termasuk penataan pencahayaan, pergerakan kamera, serta transisi audio, agar atmosfer pertunjukan dapat tersampaikan di bioskop.
Sementara itu, perwakilan NorthStar Entertainment, Ali Lipto, menilai konser perayaan ulang tahun ke-28 Padi Reborn memiliki nilai historis sehingga perlu diabadikan dalam format premium. Ia menyebut konsep panggung 360 derajat pada konser tersebut menjadi salah satu alasan utama proyek sinema konser digarap.
Selain pemutaran sinema konser dan peluncuran video lirik “Punah”, Padi Reborn juga menyampaikan rencana konser 30 tahun yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Informasi ini disampaikan dalam acara yang dihadiri rekan media dan sahabat terdekat.
Setelah peluncuran di Jakarta, manajemen Padi Reborn membuka peluang kerja sama dengan promotor lokal dan penyelenggara acara di berbagai daerah untuk menggelar agenda nonton bareng serupa. Rencana ini ditujukan bagi penggemar yang tidak sempat hadir langsung pada konser Januari lalu, dengan konsep kegiatan yang disebut tetap non-komersial.
Di sisi digital, video lirik “Punah” telah ditayangkan di kanal YouTube resmi mereka melalui akun @PadiRebornTV.