BERITA TERKINI
No Na Kian Dikenal di Kancah Musik Global, Angkat Identitas Budaya Indonesia

No Na Kian Dikenal di Kancah Musik Global, Angkat Identitas Budaya Indonesia

Nama No Na semakin mencuri perhatian di industri musik internasional. Girl group beranggotakan empat perempuan Indonesia ini dinilai mampu bersaing di pasar global tanpa melepas identitas budaya yang mereka bawa sejak awal kemunculan.

Bernaung di bawah label internasional 88rising, No Na mengusung konsep yang memadukan pop modern dengan unsur tradisional Indonesia. Nama “No Na” diambil dari kata “nona” yang berarti perempuan muda. Sejak debut, mereka membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia kepada pendengar musik dunia melalui karya-karya yang dirilis.

Respons positif juga terlihat di media sosial. Di Instagram, kolom komentar No Na dipenuhi dukungan dari sejumlah figur publik. Artis Alexandra Gottardo, misalnya, menuliskan pujian, “Never seen something like so solid, attractive and epic! Gadis-gadis Indonesia, luar biasa kalian.” Dukungan serupa datang dari Tompi, Maissy, Chintya Lamusu, Gading Marten, Hesty Poerwadinata hingga aktor Joe Taslim, yang tampak memberikan apresiasi, termasuk melalui emoticon tepuk tangan.

No Na resmi debut pada 2 Mei 2025 lewat single perdana berjudul Shoot. Video musik lagu tersebut menampilkan beragam lanskap Indonesia, mulai dari hamparan sawah, pantai, hingga suasana pedesaan. Lagu itu kemudian mendapat sambutan positif dan menjadi pintu masuk bagi No Na untuk dikenal publik internasional.

Selain mengandalkan visual, No Na juga menonjolkan identitas Indonesia dalam musik mereka. Sentuhan gamelan Bali dan penggunaan lirik berbahasa Indonesia disebut menjadi ciri khas yang membedakan mereka dari girl group lain di kancah global.

Perjalanan karier mereka terus berlanjut. Pada April 2026, No Na merilis single Rollerblade yang kembali mendapat respons positif. Lagu tersebut telah ditonton jutaan kali di YouTube, sementara pendengar bulanan mereka di Spotify disebut mencapai sekitar 1,7 juta.

Pengakuan internasional turut datang ketika Forbes memasukkan No Na dalam daftar 30 Under 30 Asia 2026 untuk kategori Arts and Sports. Pencapaian itu menambah daftar sorotan terhadap karya mereka di tingkat global.

Popularitas No Na juga menguat lewat penampilan di festival musik Head in the Clouds di Los Angeles, Amerika Serikat. Mereka juga tampil di kanal musik Jepang, The First Take, yang dikenal dengan konsep rekaman live tanpa edit. Penampilan tersebut menuai pujian karena memperlihatkan kualitas vokal para personel secara langsung.