BERITA TERKINI
Musik Lokal Tumbuh Pesat, Spotify: Minat K-Pop di Indonesia Tidak Menurun

Musik Lokal Tumbuh Pesat, Spotify: Minat K-Pop di Indonesia Tidak Menurun

Pertumbuhan minat terhadap musik lokal disebut kian pesat dan kini mendominasi industri musik di Indonesia. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai posisi K-Pop, genre yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal kuat di pasar Tanah Air.

Head of Music Spotify South East Asia, Kossy Ng, menilai pertumbuhan terjadi pada seluruh genre musik, termasuk K-Pop. Menurutnya, yang terjadi bukan penurunan minat terhadap K-Pop, melainkan akselerasi musik lokal yang melaju lebih cepat.

“Saya menilai pasarnya memang tumbuh secara keseluruhan untuk semua genre. Hanya saja, akselerasi pertumbuhan musik lokal saat ini jauh lebih cepat. K-Pop sendiri tidak mengalami penurunan,” kata Kossy Ng dalam wawancara eksklusif bersama Medcom.id, Kamis, 25 Juni 2026.

Berdasarkan data Spotify, Indonesia disebut sebagai pasar ekspor K-Pop terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai negara dengan pertumbuhan pendengar baru tertinggi untuk genre K-Pop pada tahun 2025.

“Pertumbuhan jumlah pendengar baru yang pertama kali mendengarkan K-Pop paling tinggi tercatat di Indonesia (2025),” ungkap Kossy.

Ia menambahkan, basis penggemar K-Pop di Indonesia masih terus berkembang dan dikenal memiliki loyalitas tinggi. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu alasan banyak grup K-Pop kembali menggelar konser di Indonesia.

Dalam hal dominasi grup di Spotify, Kossy menyebut BTS masih menjadi nama terdepan. Selain itu, beberapa grup lain juga disebut tetap kuat, termasuk pendatang baru yang mulai menarik perhatian pendengar.

“Tentu saja BTS. Selain itu ada BLACKPINK, ENHYPEN, dan SEVENTEEN. Namun yang menarik, musisi-musisi baru juga mulai mencuri perhatian, seperti BABYMONSTER. Hearts2Hearts,” ujar Kossy.

Kossy menilai pendengar K-Pop di Indonesia tidak hanya mengikuti generasi lama, tetapi juga aktif menyimak rilisan dan aktivitas idola baru. Ia mencontohkan ENHYPEN yang disebut sangat populer di Indonesia dan memiliki podcast resmi di Spotify.

“ENHYPEN, misalnya, mereka sangat populer di Indonesia dan mereka juga memiliki podcast resmi bernama STAN:A yang diproduksi oleh HYBE,” ucap Kossy.

Menurutnya, ragam konten seperti podcast dapat membuka bentuk interaksi baru antara idola dan penggemar. Kedekatan emosional yang terbentuk dinilai berperan dalam menjaga loyalitas pendengar, termasuk mendorong mereka untuk kembali memutar lagu sang idola di platform streaming.

“Ketika kedekatan emosional penggemar sudah terbangun, mereka akan kembali mendengarkan lagunya di platform streaming. Hal inilah yang menjaga loyalitas fandom mereka di Indonesia tetap stabil,” pungkas Kossy.