BERITA TERKINI
Model Wellness Club di Nghia Lo Bidik Wisatawan Internasional Lewat Pengalaman Penyembuhan Berbasis Alam dan Budaya Lokal

Model Wellness Club di Nghia Lo Bidik Wisatawan Internasional Lewat Pengalaman Penyembuhan Berbasis Alam dan Budaya Lokal

Tren pariwisata kesehatan global terus menguat seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman pemulihan yang terhubung dengan alam dan identitas lokal. Global Wellness Institute mencatat ekonomi kesehatan dunia mencapai sekitar US$6,8 triliun pada 2024, dengan pariwisata kesehatan tumbuh 25–30% lebih cepat dibanding pariwisata tradisional.

Di kota-kota besar seperti New York, London, Tokyo, dan Seoul, Recovery Club serta Wellness Studio kian populer dan menjadi pilihan kelas menengah, pebisnis, hingga wisatawan kelas atas. Namun, seiring pasar berkembang, daya tarik wellness dinilai tidak lagi bertumpu pada teknologi atau skala, melainkan pada kemampuan menghadirkan pengalaman yang menyatu dengan alam serta karakter khas suatu daerah.

Perubahan preferensi ini membuka peluang bagi wilayah yang memiliki ekosistem alami yang masih terjaga dan budaya lokal yang kuat. Kawasan Vietnam Barat Laut disebut memiliki potensi tersebut, antara lain melalui mata air panas alami di Tram Tau, perbukitan teh Shan Tuyet kuno di Suoi Giang, ketersediaan tanaman obat, serta budaya asli yang diwariskan lintas generasi. Kondisi ini dinilai dapat menjadi fondasi pengembangan produk kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan, tetapi juga memberi ruang bagi wisatawan untuk mengenal alam dan budaya setempat secara lebih mendalam.

Dalam konteks itu, ShanTe’a dibayangkan berkembang menjadi “Kota Harta Karun” di jantung Vietnam Barat Laut, dengan konsep yang menempatkan esensi dataran tinggi sebagai bagian dari pengalaman resor, kesehatan, dan budaya kontemporer. Proyek ini dibangun di atas nilai-nilai yang berakar pada komunitas lokal, seperti teh Shan Tuyet kuno, rempah dataran tinggi, kerajinan tradisional, festival rakyat, serta warisan budaya lembah Muong Lo.

Salah satu layanan yang ditonjolkan adalah perawatan “Mandi Pohon Teh Kuno di Awan”, terinspirasi dari pohon teh Shan Tuyet yang tumbuh di ketinggian ribuan meter di Suoi Giang. Jika di banyak tempat teh dikenal melalui tradisi apresiasi dan penyajian, di ShanTe’a teh juga digunakan sebagai bagian dari ritual perawatan. Pengunjung dapat berendam dalam air yang diekstrak dari teh Shan Tuyet, menikmati aroma alami dalam ruang yang dirancang menyerupai suasana lautan awan di ketinggian, dengan tujuan menghadirkan relaksasi sekaligus kedekatan dengan alam.

Selain itu, kompleks ini juga menawarkan pengalaman pemulihan lain seperti meditasi teh, yoga di alam, mandi uap herbal, mandi daun Dao Merah, mandi air mineral panas, hingga perawatan detoksifikasi berbahan lokal. Rangkaian aktivitas tersebut diarahkan untuk membantu menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan jiwa, sekaligus memperkenalkan budaya serta kehidupan dataran tinggi melalui pendekatan pengalaman.

Konsep “Kota Harta Karun” juga diterjemahkan melalui aktivitas budaya dan pengalaman komunitas. Pengunjung dapat mengunjungi desa kerajinan tradisional, mempelajari pembuatan perhiasan perak, tenun brokat, dan pembuatan kertas dó, mencicipi kuliner khas setempat, serta mengikuti festival yang menampilkan identitas Vietnam Barat Laut. Dengan demikian, unsur budaya tidak hanya diposisikan sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan.

Secara lokasi, ShanTe’a berada di Nghia Lo yang disebut terletak di gerbang penghubung rute wisata utama Vietnam Barat Laut. Posisi ini dinilai strategis sebagai titik singgah dalam perjalanan menuju Mu Cang Chai, Tram Tau, dan destinasi lain di kawasan tersebut. Setiap tahun, ratusan ribu wisatawan melintasi wilayah ini, yang dianggap menjadi dasar bagi pengembangan destinasi kesehatan berskala besar.

Proyek ini dikembangkan oleh Mandala Homes dan diharapkan akan dioperasikan oleh MHG. Pengembangannya dibangun di atas empat pilar, yakni relaksasi, warisan budaya, eksplorasi, dan olahraga. Pilar relaksasi berfokus pada pengalaman kesehatan; warisan budaya menonjolkan budaya serta kerajinan lokal; eksplorasi menghubungkan pengunjung dengan alam dan kehidupan setempat; sementara olahraga mendorong gaya hidup aktif melalui fasilitas dan aktivitas luar ruang.

Dengan arah tersebut, ShanTe’a diharapkan menambah pilihan produk wisata kesehatan di kawasan Vietnam Barat Laut sekaligus mendukung upaya menjadikan Nghia Lo secara bertahap sebagai salah satu pusat kesehatan baru di Vietnam, yang menyasar wisatawan domestik maupun internasional yang mencari pengalaman penyembuhan berbasis identitas lokal.