Jakarta—Konselor, sociopreneur, sekaligus penulis Mella Noviani resmi meluncurkan buku perdananya berjudul My Healing Journey dalam sebuah acara yang dihadiri tokoh perempuan, akademisi, komunitas, media, organisasi, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Sejumlah pendamping pejabat negara turut hadir sebagai tamu kehormatan, di antaranya Fatma Gus Ipul selaku Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Evi Agus selaku Pendamping Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Wahyu Fibriyanti selaku Pendamping Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Erni Trenggono selaku Pendamping Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ratna selaku Pendamping Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Lin Afriansyah selaku Pendamping Wakil Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Anna Way Anis Matta selaku Pendamping Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, serta Aini Wibowo selaku Pendamping Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak.
Acara peluncuran ini juga melibatkan perwakilan komunitas perempuan, organisasi sosial, pemerhati kesehatan mental, media nasional, akademisi, serta perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia khususnya bidang kesehatan jiwa. Hadir pula akademisi dan mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Pancasila serta Fakultas Psikologi Universitas Internasional Jakarta yang menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental, ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pentingnya ruang pemulihan bagi individu yang pernah mengalami luka psikologis maupun trauma.
Dalam kesempatan tersebut, akademisi, praktisi kesehatan mental, dan perwakilan komunitas menyampaikan apresiasi atas terbitnya My Healing Journey sebagai media edukasi dan refleksi yang dinilai relevan dengan tantangan sosial saat ini. Mereka menilai persoalan rumah tangga, konflik perkawinan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perceraian kerap terkait dengan luka psikologis yang tidak terselesaikan, rendahnya kemampuan mengelola emosi, kurangnya komunikasi yang sehat, serta minimnya ruang aman untuk berbagi dan mencari pertolongan.
Buku My Healing Journey disebut lahir dari pengalaman hidup Mella Noviani dalam menghadapi berbagai tantangan, kehilangan, luka emosional masa lalu dan masa kecil, trauma, serta proses panjang untuk menemukan kembali kekuatan diri. Melalui buku tersebut, ia membagikan kisah tentang perjuangan, penerimaan diri, dan proses penyembuhan yang membawanya menuju kehidupan yang lebih bermakna. Bagi Mella, kuat tidak hanya berarti bertahan, tetapi juga pulih.
Mella menyampaikan buku ini ditulis sebagai ruang refleksi sekaligus sumber semangat bagi pembaca yang sedang berjuang menghadapi luka dan tantangan hidup. Ia berharap kisah-kisah dalam buku itu dapat menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan menemukan harapan baru, serta bahwa seseorang bisa terluka tanpa harus kehilangan nilai dirinya.
Peluncuran buku turut menghadirkan sesi talkshow bertajuk Women of Inspiration dengan tiga narasumber, yakni Sally Giovanny (Founder dan CEO Batik Trusmi), Ayu Dyah Andari (Founder dan CEO Ayu Dyah Andari), serta Athala Hartiana Putri (Puteri Indonesia Intelegensia II Tahun 2026). Dalam diskusi tersebut, para narasumber berbagi pengalaman mengenai kehilangan, ketahanan diri, kesehatan mental, perjuangan perempuan, dan pentingnya dukungan sosial dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Penyelenggaraan kegiatan ini didukung sejumlah pihak, termasuk PT Linda Jaya Mandiri, Mustika Ratu, Duvaderm, Ellylle Designer, Dian Pelangi, serta mitra kolaborasi lainnya. Mella menyampaikan harapannya agar peluncuran My Healing Journey dapat mendorong lebih banyak perempuan berani menerima perjalanan hidup, berdamai dengan masa lalu, dan melangkah maju dengan keyakinan. Ia juga berharap buku ini bisa menjadi ruang aman bagi perempuan Indonesia untuk bercerita, mengungkapkan perasaan, dan membagikan pengalaman yang selama ini dipendam.
Para akademisi dan praktisi yang hadir menilai buku tersebut memiliki nilai edukatif untuk memperkuat ketahanan mental individu dan keluarga. Melalui pendekatan reflektif dan pengalaman nyata, My Healing Journey diharapkan membantu masyarakat memahami pentingnya kesehatan mental, membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga, memperkuat ketahanan rumah tangga, serta berkontribusi menekan faktor risiko yang dapat memicu konflik keluarga dan perceraian.
Acara ditutup dengan prosesi peresmian peluncuran buku yang ditandai penandatanganan buku secara simbolis oleh Mella Noviani bersama perwakilan penerbit PT RajaGrafindo Persada, yakni Nova Rasdiana selaku Direktur Utama dan Hetty Narulita selaku Direktur Keuangan. Prosesi tersebut disaksikan para pendamping menteri, tokoh perempuan, akademisi, komunitas, organisasi, media, serta tamu undangan yang hadir.
Dalam pernyataannya, Mella menegaskan pesan yang ingin disampaikan melalui buku tersebut: “Setiap luka memiliki cerita, dan setiap cerita memiliki kekuatan untuk menyembuhkan.”