BERITA TERKINI
Mahasiswi Keperawatan di Bojonegoro Tekuni Dunia Modeling, Pernah Dicibir Saat Unggah Hasil Pemotretan

Mahasiswi Keperawatan di Bojonegoro Tekuni Dunia Modeling, Pernah Dicibir Saat Unggah Hasil Pemotretan

Melia Herdiyanti, 20 tahun, mahasiswi S-1 Keperawatan Institut Sain Teknologi Kesehatan (Istek) Icsada Bojonegoro, tetap menekuni hobi modeling yang sudah digelutinya sejak duduk di bangku SMA. Perempuan asal Desa Tluwe, Kecamatan Soko, itu menyebut aktivitas tersebut juga menjadi sumber penghasilan baginya.

Melia, yang akrab disapa Meli, mengaku gemar berpose di depan kamera sejak sekolah menengah. Ketertarikan itu kemudian ia salurkan melalui kegiatan fashion show saat bersekolah di SMAN 1 Soko, dan berlanjut hingga kini saat ia menempuh semester 4 perkuliahan.

Dari panggung fashion show, Meli mendapat tawaran pertamanya sebagai model kaus. Tawaran tersebut, kata dia, datang dari salah satu guru di sekolahnya. Sejak itu, ia mulai menerima berbagai permintaan pemotretan, mulai dari model kaus, busana, hingga menjadi model untuk kebutuhan make up artist (MUA).

Meli menyatakan bersyukur atas kesempatan yang datang. Meski harus mengorbankan banyak waktu dan merasa lelah, ia berupaya memberikan hasil terbaik bagi para pelanggan. “Meski melelahkan tapi tetap harus semangat,” ujarnya.

Menurut Meli, ada sejumlah pengalaman yang ia dapatkan selama menjalani modeling, termasuk memperluas relasi. Ia menyebut setiap sesi pemotretan kerap membawanya bertemu orang baru dan menambah pertemanan.

Namun, ia juga mengakui tidak selalu mendapat respons positif dari lingkungan sekitar. Meli mengatakan pernah menerima cibiran, terutama saat memeragakan busana yang dianggap sedikit ketat. Ia sempat merasa terpuruk, tetapi kemudian menjadikan komentar negatif tersebut sebagai motivasi untuk membuktikan dirinya bisa berhasil melalui pilihan jalan yang ia ambil.

Selain modeling, Meli menyebut pernah beberapa kali mendapat tawaran menjadi talent untuk kolaborasi dari sejumlah YouTuber di wilayah Bojonegoro–Tuban.