Gaya hidup anak muda di Kota Malang kian beragam. Olahraga tidak lagi dipandang semata sebagai aktivitas menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ruang berekspresi, membangun komunitas, sekaligus menikmati hiburan. Tren tersebut akan dihadirkan melalui Social AmstirRun 5K, sebuah event fun run berkonsep sportainment yang memadukan lari, musik, dan nongkrong dalam satu rangkaian kegiatan.
Social AmstirRun 5K dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, di Amstirdam Begawan, Jalan Raya Tlogomas 1-3, Plaza Begawan, Kecamatan Lowokwaru. Kegiatan ini digagas Visionary Creative, kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2023, bekerja sama dengan Amstirdam Coffee dan komunitas Run Malang Run.
Ketua pelaksana, Ahmad Rizki Alpian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari praktikum mahasiswa sekaligus upaya mengajak generasi muda—terutama yang gemar nongkrong di kedai kopi—untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat.
Menurut Ahmad, konsep sportainment lahir dari kebutuhan anak muda yang tidak hanya ingin berolahraga, tetapi juga mencari ruang bertemu teman, berekspresi, dan menghasilkan konten yang bisa dibagikan. Ia menyebut gagasan ini terinspirasi dari berbagai event lari bertema di luar negeri, seperti color run, neon run, hingga music run. Namun, Social AmstirRun dikemas dengan identitas khas Malang melalui kolaborasi komunitas lari, kopi lokal, dan hiburan musik.
Salah satu daya tarik acara ini adalah penampilan DJ live di atas mobil pikap yang bergerak mengikuti peserta sepanjang rute lima kilometer. Panitia berharap konsep tersebut menghadirkan pengalaman baru dalam penyelenggaraan fun run di Kota Malang. Meski menghadirkan musik sepanjang rute, Ahmad menegaskan acara ini berbeda dengan karnaval maupun sound horeg karena tidak menggunakan sistem suara sebesar yang biasa dipakai pada kegiatan karnaval.
Setelah mencapai garis finis, peserta akan diarahkan ke area post-run hangout di Amstirdam Coffee untuk bersantai, berinteraksi, dan menikmati kopi lokal bersama komunitas.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, penyelenggara menilai Social AmstirRun juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Ahmad menyebut event ini menjadi ruang promosi yang lebih organik bagi pelaku usaha karena memungkinkan interaksi langsung dengan peserta yang didominasi mahasiswa, komunitas lari, pekerja muda, dan masyarakat urban. Menurutnya, pelaku usaha dapat berbincang langsung, memberikan sampling produk, dan masuk ke ekosistem komunitas.
Ahmad menambahkan, generasi muda menjadi target utama karena dinilai sebagai penggerak tren gaya hidup. Ia meyakini kebiasaan berolahraga di kalangan anak muda dapat memberi dampak lebih luas ke lingkungan keluarga maupun pergaulan. Social AmstirRun, kata dia, hadir dengan semangat kompetisi sehat, kebersamaan komunitas, dan hiburan.
Menjelang pelaksanaan, panitia menyiapkan dua kegiatan pra-event, yakni Amstirdam Social Media Activation melalui Instagram dan TikTok yang berisi teaser, hitung mundur, serta informasi pendaftaran, serta Amstir Connect with Run Community bersama Run Malang Run untuk mempertemukan para pelari sekaligus memperkenalkan konsep acara.
Ke depan, penyelenggara berharap Social AmstirRun dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, pelaku industri kreatif, dan brand lokal di Kota Malang.
Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Instagram @socialamstirun, @visionarycreative.id, @amstirdamcoffee, atau WhatsApp 0878-7679-1237.