Musisi muda asal Sumatera Utara, Lucky Dwi Ariya, merilis single terbaru berjudul Hati Yang Terluka pada Mei 2025. Lagu ini disebut sebagai karya personal yang mengangkat tema luka batin, penerimaan diri, serta proses bangkit dari masa-masa sulit.
Dalam keterangan tertulis, Lucky mengatakan single tersebut berangkat dari pengalaman emosional yang pernah ia rasakan. Ia ingin menyampaikan pesan bahwa rasa sakit bukan akhir dari perjalanan hidup, melainkan bagian dari proses pendewasaan.
“Lagu ini adalah representasi dari potongan perasaan yang pernah saya alami. Saya ingin menyampaikan bahwa luka adalah bagian alami dari proses pendewasaan seseorang,” ujar Lucky.
Lucky menjelaskan, lirik Hati Yang Terluka ditulis dengan pendekatan yang jujur dan emosional. Menurutnya, lagu ini tidak hanya bercerita tentang kesedihan, tetapi juga memberi ruang bagi pendengar untuk menerima perasaan mereka sendiri.
Dari sisi musikal, ia memilih aransemen minimalis namun tetap dramatis. Pilihan itu, kata Lucky, dilakukan agar pesan dalam setiap bait lirik dapat tersampaikan lebih kuat.
“Saya ingin pendengar bisa merasakan pesan dari lagu ini secara langsung. Karena itu, aransemen dibuat sederhana agar emosi dalam liriknya lebih terasa,” katanya.
Di tengah kesibukan sebagai pelajar, Lucky tetap konsisten mengembangkan kemampuan bermusik. Musisi kelahiran 15 April 2006 tersebut menilai usia muda bukan halangan untuk menghadirkan karya yang bermakna.
Melalui single ini, Lucky berharap Hati Yang Terluka dapat menjadi teman bagi pendengar yang sedang berada dalam fase sulit, sekaligus memberi penguatan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk pulih dan bangkit.
“Harapan saya, lagu ini bisa menemani mereka yang sedang terluka. Semoga siapa pun yang mendengarkan bisa merasa tidak sendirian,” tutur Lucky.
Single Hati Yang Terluka kini tersedia di berbagai platform musik digital. Perilisan ini juga menjadi langkah awal Lucky Dwi Ariya untuk menghadirkan karya-karya berikutnya di industri musik Indonesia.