PEKANBARU — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau resmi melantik pengurus periode 2025–2030 dengan agenda penguatan kualitas media siber, tata kelola organisasi, serta peningkatan daya saing industri media di daerah.
Pelantikan digelar di Gedung Kaharuddin Nasution, Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Kamis (25/6/2026) malam. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Pengurus Pusat JMSI, Faisal Andri Mahrawa, yang hadir mewakili Ketua Umum JMSI.
Pengurus JMSI Riau yang dipimpin Dheni Kurnia dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor 148/PP/SK/JMSI/VI/2026 tertanggal 19 Juni 2026 tentang perubahan susunan pengurus daerah JMSI Provinsi Riau periode 2025–2030.
Dalam sambutannya, Faisal menilai kepengurusan baru memiliki ruang untuk memperluas peran organisasi di tengah perubahan ekosistem media digital yang terus berkembang. Ia menekankan pelantikan tidak sekadar pergantian struktur, melainkan awal untuk memastikan media siber tetap tumbuh dengan menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.
Faisal juga menyinggung pengalaman kepemimpinan Dheni Kurnia yang dinilai memiliki kedekatan dengan struktur organisasi di tingkat nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadirkan manfaat lebih luas bagi anggota.
Usai dilantik, Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia menyampaikan arah kerja pengurus baru akan menitikberatkan pada penguatan kualitas pemberitaan dan keberlanjutan media anggota di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Dheni menyebut kualitas dan integritas menjadi fondasi utama, dengan penekanan pada akurasi, verifikasi, dan keberimbangan dalam karya jurnalistik.
Selain aspek jurnalistik, Dheni menyatakan JMSI Riau akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor untuk memperkuat kapasitas media di daerah. Ia menilai kehadiran organisasi perlu memberi dampak nyata melalui peningkatan kompetensi, kolaborasi kelembagaan, serta pengembangan ekosistem media yang sehat.
Dheni juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan dan komunikasi yang telah terbangun.
Menanggapi hal itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyatakan media memiliki posisi penting sebagai mitra dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Ia menilai sinergi yang selama ini berjalan masih terbuka untuk dikembangkan dalam berbagai bidang yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain pelantikan, rangkaian kegiatan turut diisi penyerahan Pin Emas JMSI kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, pemberian JMSI Riau Award 2026 kepada sejumlah tokoh dan institusi, penandatanganan nota kesepahaman dengan sektor layanan kesehatan, serta seminar pengelolaan sawit berkelanjutan yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau.
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, pimpinan perguruan tinggi, pengurus JMSI kabupaten/kota se-Riau, serta tamu undangan lainnya.