Musisi sekaligus produser asal London, Jah Wobble, berkolaborasi dengan duo etno-psikedelik asal Liverpool, Tian Qiyi, merilis versi baru lagu Tomorrow Never Knows. Rilisan ini menjadi single pertama dari album mendatang berjudul Mystic Liverpool: The Beatles' Psychedelic Psongbook.
Album tersebut dijadwalkan meluncur pada 14 Agustus melalui Cherry Red Records dan label 30 Hertz. Proyek ini menawarkan penafsiran personal terhadap fase psikedelik The Beatles dengan memadukan unsur musik Tiongkok, Mongolia, dan dub untuk membentuk lanskap suara yang berbeda.
Tomorrow Never Knows pertama kali dikenal sebagai trek penutup album Revolver dan ditulis oleh John Lennon serta Paul McCartney. Dalam versi baru ini, Jah Wobble mengolahnya dengan pendekatan khasnya, dibantu dua putranya, John T Wardle dan Charlie Wardle, yang menghadirkan interpretasi dengan identitas tersendiri.
Secara musikal, album ini bertumpu pada permainan bass dub yang menjadi ciri Jah Wobble. Aransemen diperkaya dengan permainan drum dari John T Wardle, perkusi Tiongkok dan yangqin, serta alunan erhu dan vokal dari Charlie Wardle. Pada interpretasi mereka atas Strawberry Fields Forever, Charlie juga memainkan morin khuur.
Proyek ini turut melibatkan Zi Lan Liao, ibu dari John T dan Charlie Wardle. Lulusan Royal Academy of Music yang dikenal sebagai salah satu pemain guzheng terkemuka itu menyumbangkan permainan guzheng dalam album tersebut.
Melalui Mystic Liverpool: The Beatles' Psychedelic Psongbook, Jah Wobble dan Tian Qiyi mengeksplorasi kembali repertoar era psikedelik The Beatles dengan sentuhan instrumen tradisional Tiongkok serta teknik mixing khas musik dub. Hasilnya diarahkan untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang segar, melampaui sekadar reinterpretasi bernuansa nostalgia.